Tampilkan postingan dengan label Kursus Online. Tampilkan semua postingan
PERKENALAN DIRI (JIKOSHOUKAI)
PERKENALAN DIRI (JIKOSHOUKAI)
| Minna-san, ohisashiburi desu!! O-genki desu ka. Ayo kita lanjutkan pelajaran Pengenalan Bahasa Jepang dari JCLC ini! Selamat belajar! Di pelajaran ke-11 kali ini, kita akan berlatih memperkenalkan diri (jikoshoukai) dalam Bahasa Jepang. Silahkan langsung praktekkan kalau kebetulan kalian berkenalan dengan orang Jepang! Contoh perkenalan diri : HAJIMEMASHITE Watashi wa agus desu. 17 (juu nana) -sai desu. Indoneshia-jin desu. JCLC no sha'in desu. DOUZO YOROSHIKU ONEGAISHIMASU PENJELASAN : Untuk memperkenalkan diri dalam Bahasa Jepang, biasanya kita mulai dengan mengucapkan HAJIMEMASHITE yang biasanya kita terjemahkan dengan PERKENALKAN (= dalam Bahasa Inggris menjadi "how do yo do?"). Setelah mengucapkan HAJIMEMASHITE, baru kita menyebut nama kita, misalnya : + watashi wa [nama kita] desu. = Saya (adalah) ... atau ; + watashi no namae wa [nama kita] desu. = Nama saya (adalah) ... atau kita tidak perlu menggunakan watashi wa/watashi no namae wa ... tapi langsung saja [nama kita] desu. Contoh : + watashi wa agus desu. = Saya agus. + watashi no namae wa agus desu. = Nama saya agus. + agus desu. = (saya) agus. Setelah menyebutkan nama, untuk lebih lengkapnya kita boleh juga menyebutkan umur kita, [UMUR] -sai desu. (untuk penyebutan umur, kita sudah membahasnya di pelajaran-8. Silahkan dibaca lagi!), misalnya : + (watashi wa) 17-sai desu. = Umur saya 17 tahun. + (watashi wa) hatachi desu. = Umur saya 20 tahun. Ket : Subyek kalimat (watashi wa) sengaja kami beri tanda kurung karena biasanya orang Jepang jarang menyebutkan subyek kalimat khususnya watashi wa berulang-ulang dalam suatu pembicaraan. Mereka lebih suka tidak menggunakannya. Oleh karena itu, jika kita menemukan kalimat dalam Bahasa Jepang tidak menggunakan subyek tapi langsung muncul PREDIKAT, OBYEK atau KATA KETERANGAN, biasanya SUBYEK-nya adalah watashi. Selanjutnya, kita bisa menyebutkan negara/daerah asal kita (untuk penyebutan asal negara/daerah juga sudah dibahas di pelajaran sebelumnya, silahkan dibaca lagi!). Misalnya : + Indoneshia-jin desu. = Orang Indonesia. + Jawa-jin desu = Orang Jawa. Selanjutnya, kita bisa juga kasih tahu bahwa kita karyawan/siswa dari suatu perusahaan/lembaga tertentu. Untuk membuat kalimat ini, susunannya adalah sebagai berikut : [Nama Lembaga/Perusahaan] no [Posisi/Status Kita di Lembaga/Perusahaan Tersebut] desu. Contoh : + JCLC no sha'in desu. = Karyawan JCLC. Ket : - JCLC = nama perusahaan. - Sha'in = karyawan. + Hasanuddin Daigaku no gakusei desu. = Mahasiswa Universitas Hasanuddin. Ket : - Indoneshia Daigaku = Universitas Hasanuddin - Gakusei = siswa/mahasiswa/murid/pelajar + Sony no sha'in desu = Karyawan PT Sony. + Trisakti Daigaku no gakusei desu = Mahasiswa Universitas Trisakti dan sebagainya. Setelah memperkenalkan diri seperti contoh di atas, terakhir kita tutup dengan ucapan DOUZO YOROSHIKU ONEGAISHIMASU yang biasa diterjemahkan dengan "Senang berkenalan dengan Anda" atau dalam Bahasa Inggris menjadi "I am pleased to meet You". Meskipun arti yang sebenarnya adalah "Mohon terima perkenalan saya ini dengan baik/mohon terima saya dengan baik". Kadang-kadang ucapan DOUZO YOROSHIKU ONEGAISHIMASU bisa disingkat menjadi DOUZO YOROSHIKU atau YOROSHIKU saja. ::: LATIHAN ::: Setelah membaca pelajaran di atas, silahkan berlatih memperkenalkan diri dengan Bahasa Jepang menggunakan pola kalimat di bawah ini atau boleh ditambahkan jika Anda mau. Tapi dengan syarat, penambahan tersebut harus disertai dengan terjemahan Bahasa Indonesia supaya siswa yang lain tahu apa yang Anda tulis. HAJIMEMASHITE + Watashi wa [NAMA ANDA] desu. + [UMUR] ~sai desu. + [DAERAH] ~jin desu. + [PERUSAHAAN/LEMBAGA] no [STATUS/POSISI] desu. DOUZO YOROSHIKU ONEGAISHIMASU. Selamat mengerjakan! Gambatte kudasai! |
KATA KERJA BENTUK TA
KATA KERJA BENTUK TA
Setelah belajar bermacam-macam kata
kerja seperti bentuk ~masu, ~masen, ~mashita, ~masendeshita, ~te, ~nai
& bentuk kamus, sekarang kita belajar Kata Kerja Bentuk ~TA Kata
Kerja Bentuk ~TA umumnya dipakai sehari-hari untuk membentuk Kalimat
INFORMAL (percakapan biasa) dari kalimat bentuk Sopan MASHITA (bentuk
lampau/past tense).Contoh :
- tabemashita (sudah makan) --> tabeta
- ikimashita (sudah pergi) --> itta
- nomimashita (sudah minum) --> nonda
Kata Kerja Bentuk ~TA selain untuk membentuk kalimat informal past tense, bisa juga untuk membentuk pola kalimat lain yang akan kita pelajari nanti.
PEMBENTUKAN KATA KERJA BENTUK ~TA
 Seperti juga cara pembentukan kata
kerja bentuk yang lain (bentuk kamus/~TE/~Nai) yang sudah kita pelajari
sebelumnya, kita harus membagi Kata Kerja menjadi 3 bentuk.A. Kata Kerja Bentuk I
Cara merubah kata kerja dari bentuk ~MASU/~MASHITA ke bentuk ~TA adalah dengan menghilangkan dulu akhiran ~MASU. kemudian lihat suku kata terakhir setelah ~MASU/~MASHITA dihilangkan. Untuk Kata Kerja Bentuk I, pembentukan kata kerja ke bentuk ~TA berbeda-beda tergantung suku kata terakhir setelah akhiran ~MASU/~MASHITA dihilangkan.
Contoh :
1. jika suku kata terakhir adalah [ ki ] setelah ~masu/mashita dihilangkan, maka [ ki ] berubah menjadi [ ita ]
- kakimasu (menulis) -> kakimashita -> kaki = kaita
- arukimasu (jalan kaki) -> arukimashita -> aruki = aruita
- oyogimasu (berenang) -> oyogimashita -> oyogi = oyoida
- isogimasu (berburu-buru) -> isogimashita -> isogi = isoida
- kaimasu (membeli) -> kaimashita -> kai = katta
- aimasu (bertemu) -> aimashita -> ai = atta
- kaerimasu (pulang) -> kaerimashita --> kaetta
- arimasu (ada) -> arimashita --> atta
- machimasu (menunggu) -> machimashita -> machi --> matta
- tachimasu (berdiri) -> tachimashita -> tachi --> tatta
- shinimasu (mati) -> shinimashita -> shini = shinda
- nomimasu (minum) -> nomimashita -> nomi = nonda
- yomimasu (baca) -> yomimashita -> yomi = yonda
- yobimasu (memanggil) -> yobimashita -> yobi = yonda
- asobimasu (bermain) -> asobimashita -> asobi = asonda
- hanashimasu (bicara) -> hanashimashita -> hanashi = hanashita
- kashimasu (meminjamkan) -> kashimashita -> kashi = kashita
- ikimasu (pergi) -> ikimashita -> iki = itta
Untuk Kata Kerja Bentuk II, caranya mudah, tinggal menghilangkan ~masu/~mashita saja, diganti dengan [ ta ].
- tabemasu (makan) -> tabemashita -> tabe = tabeta
- okimasu (bangun) -> okimashita -> oki = okita
- mimasu (melihat) -> mimashita -> mi = mita
- nemasu (tidur) -> nemashita -> ne = neta
Untuk merubah Kata kerja Bentuk III juga mudah, yaitu :
- kimasu (datang) -> kimashita -> ki = kita
- shimasu (melakukan) -> shimashita -> shi = shita
- benkyou o shimasu (belajar) -> benkyou o shimashita -> benkyou o shi = benkyou o shita
- sanpo o shimasu (jalan-jalan) -> sanpo o shimashita -> sanpo o shi = sanpo o shita
- tenisu o shimasu (bermain tenis) -> tenisu o shimashita -> tenisu o shi = tenisu o shita
- watashi wa kinou toukyou e itta (Formal : ikimashita) = saya kemarin pergi ke Tokyo.
- yamada san wa ototoi tanaka san to tenisu o shita (Formal : shimashita) = yamada dua hari yang lalu main tenis bersama tanaka.
- watashi wa mou gohan o tabeta (Formal : tabemashita) = saya sudah makan.
- kesa shinbun o yonda? (Formal : yomimashita ka) = apa tadi pagi kamu baca koran?
- hai, wakatta! (Formal : wakarimashita) = baik, saya mengerti.
HOBI SAYA
HOBI SAYA
Tema pelajaran kali ini adalah tentang Hobi. Hobi ada bermacam-macam, di antaranya :1. Menggunakan Kata Benda
- dokusho = membaca
- sui'ei = berenang
- ongaku = musik
- supootsu = olah raga
- doraibu = menyetir mobil
- sakka = main bola
- geemu = main game
- shashin = fotografi
- ryokou = traveling, jalan-jalan
- kaimono = belanja
- nihongo no benkyou = belajar bhs jepang
2. Menggunakan Kata Kerja + KOTO
- ongaku o kiku koto = mendengarkan musik
- eiga o miru koto = menonton film
- uta o utau koto = menyanyi
- taberu koto = makan
- neru koto = tidur
- gitaa o hiku koto = memetik gitar
- manga o yomu koto = membaca komik
- e o kaku koto = melukis
| + Hobi = shumi + Saya = watashi > Hobi saya = watashi no shumi Hobi saya adalah... = watashi no shumi wa (kt. benda/kt. kerja + KOTO) desu |
- Watashi no shumi wa dokusho desu. = hobi saya membaca.
- Watashi no shumi wa supootsu desu. = hobi saya olah raga.
- Watashi no shumi wa suiei desu. = hobi saya berenang.
- Watashi no shumi wa e o kaku koto desu. = hobi saya melukis.
- Watashi no shumi wa eiga o miru koto desu. = hobi saya menonton film.
- Watashi no shumi wa neru koto desu. = hobi saya tidur.
Gimana kalo hobi kita nggak cuma satu?
Pola kalimatnya menjadi seperti ini :
| Watashi no shumi wa hobi 1 (Kt. Benda/kt.kerja+koto) ya hobi 2 (Kt. Benda/kt.kerja+koto) nado(dan lain-lain) desu |
~ ya ~ nado = artinya "... dan ... dan lain-lain"
Contoh :
- watashi no shumi wa sakkaa YA manga o yomu koto NADO desu. = hobi saya sepak bola DAN baca komik DAN LAIN-LAIN.Â
- watashi no shumi wa ongaku o kiku koto YA eiga o miru koto YA kaimono suru koto NADO desu. = hobi saya mendengarkan musik DAN menonton film DAN belanja DAN LAIN-LAIN.Â
- watashi no shumi wa dokusho YA nihongo no benkyou NADO desu. = hobi saya membaca DAN belajar bahasa jepang DAN LAIN-LAIN.
> anata no shumi wa nan desu ka. (apa hobimu?)
SAYA BISA...!
SAYA BISA...!
Konnichiwa, pada pelajaran ini, kita
akan membuat kalimat yang menyatakan "kebisaan/kemampuan". BISA dalam
Bahasa Jepang adalah "dekimasu" atau "dekiru" (kata kerja bentuk kamus).
Untuk menyatakan "saya bisa...", pola kalimatnya adalah :| Watashi wa ______ ga dekimasu |
Contoh kalimat :
- watashi wa nihongo ga dekimasu. = saya bisa Bahasa Jepang.Â
- watashi wa gorufu ga dekimasu. = saya bisa (main) golf.Â
- watashi wa kuruma no unten ga dekimasu. = saya bisa setir mobil.
Misalnya :
- tabemasu --> taberu koto
- ikimasu --> iku koto
- kaimasu --> kau koto
- benkyou shimasu --> benkyou suru koto
| Subyek wa obyek (Kt. Kerja bentuk Kamus + koto) ga dekimasu |
- watashi wa kanji o yomu koto ga dekimasu. = saya bisa MEMBACA KANJI.
- watashi wa paatii e iku koto ga dekimasu. = saya bisa PERGI KE PESTA.
- watashi wa sukii o suru ga dekimasu. = saya bisa MAIN SKI.
| Ket : Mengenai Perubahan Kata Kerja Bentuk ~MASU dan Kata Kerja Bentuk Kamus, sudah dibahas pada pelajaran yang lalu. Silahkan buka kembali. |
Contoh :Â
- watashi wa nihongo ga dekimasen. = saya tidak bisa bahasa jepang.Â
- watashi wa kuruma no unten ga dekimasen. = saya tidak bisa setir mobil.Â
- watashi wa kanji o kaku koto ga dekimasen. = saya tidak bisa menulis Kanji.Â
- watashi wa ashita no paatii e iku koto ga dekimasen. = saya tidak bisa pergi ke pesta besok.
Kata keterangan yang bisa ditambahkan pada kata kerja "dekimasu" adalah sebagai berikut : 1. YOKUÂ = dengan baik
Contoh :
- watashi wa nihongo ga yoku dekimasu. = saya bisa Bahasa Jepang dengan baik.
- watashi wa hiragana to katakana o kaku koto ga yoku dekimasu. = saya bisa menulis hiragana dan katakana dengan baik.
- watashi wa e o kaku koto ga yoku dekimasu. = saya bisa melukis dengan baik.
- watashi wa eigo ga sukoshi dekimasu. = saya sedikit bisa Bahasa Inggris.
- watashi wa kanji o kaku koto ga sukoshi dekimasu. = saya sedikit bisa menulis huruf Kanji.
- watashi wa gitaa o hiku koto ga sukoshi dekimasu. = saya sedikit bisa memetik gitar.
Berikutnya, kata keterangan yang bisa ditambah pada kata kerja "dekimasen" adalah sebagai berikut : 1. AMARIÂ = tidak terlalu
- watashi wa nihongo ga amari dekimasen. = saya tidak terlalu bisa Bahasa Jepang.
- watashi wa oyogu koto ga amari dekimasen. = saya tidak terlalu bisa berenang.
- watashi wa arabia-go o hanasu koto ga amari dekimasen. = saya tidak terlalu bisa berbicara Bahasa Arab.
- watashi wa furansu-go ga zenzen dekimasen. = saya sama sekali tidak bisa Bahasa Perancis.
- watashi wa oyogu koto ga zenzen dekimasen. = saya sama sekali tidak bisa berenang.
- watashi wa kanji o kaku koto ga zenzen dekimasen. = saya sama sekali tidak bisa menulis Kanji.
HARUS
HARUS
Kata Kerja Bentuk ~NAI juga bisa digunakan untuk membantu kalimat yang memiliki arti "HARUS...!"Pola Kalimat :
-------------------------------
~ NAI TO IKEMASEN
-------------------------------
Contoh kalimat :
1. kusuri o nomanai to ikemasen.
= harus minum obat.Â
:: ket : nomanai --> nomimasu --> nomu (minum)Â
2. hayaku kaeranai to ikemasen.
= harus cepat-cepat pulang.Â
:: ket : kaeranai --> kaerimasu --> kaeru (pulang)Â
3. benkyou shinai to ikemasen.= harus belajar.
:: benkyou shinai --> benkyou shimasu --> benkyou suru (belajar)Â
4. tabako o yamenai to ikemasen.
= harus berhenti merokok.Â
:: yamenai --> yamemasu --> yameru (berhenti)
5. shigoto shinai to ikemasen.= harus bekerja.
:: shigoto shinai --> shigoto shimasu --> shigoto suru (bekerja)
# RENSHUU #Â
A. Ubahlah menjadi Kalimat ~NAI TO IKEMASEN (Harus)!
- e-mail o yomimasu. (membaca email)
- kanji o oboemasu. (menghafalkan kanji)
- nihongo o benkyou shimasu. (belajar bhs Jepang)
- souji shimasu. (bersih-bersih)
- kuruma o araimasu. (mencuci mobil)Â
- harus pulang ke kampung.
- harus memasak.
- harus mengerjakan PR.
- harus menulis laporan.
- harus olah raga.
TANPA
TANPA
Di Pelajaran kali ini, kita masih
membahas penggunakan Kata Kerja Bentuk ~NAI ke dalam kalimat. Kali
ini kita akan menggunakan Kata Kerja Bentuk ~NAI yang memiliki arti
"TANPA".Pola Kalimatnya adalah ::
-----------------------------------------
Kalimat 1 ~NAI DE, Kalimat 2
-----------------------------------------
Arti : Melakukan perbuatan di "kalimat 2", TANPA melakukan perbuatan di "Kalimat 1".
Contoh kalimat :
1. asagohan o tabenai de, kaisha e ikimasu.
= pergi ke kantor TANPA makan pagi.
:: ket : tabenai --> tabemasu ---> taberu (makan)
2. supuun o tsukawanai de, gohan o tabemasu.
= makan nasi TANPA pakai sendok.
:: ket : tsukawanai --> tsukaimasu ---> tsukau (pakai)
3. kaisha e ikanai de, uchi de yasumimasu.
= istirahat di rumah TANPA pergi ke kantor.
:: ket : ikanai --> ikimasu --> iku (pergi)
JANGAN...!
JANGAN...!
Setelah belajar merubah Kata Kerja
bentuk ~MASU dan Bentuk Kamus menjadi Kata Kerja Bentuk ~NAI,
sekarang kita belajar menggunakan Kata Kerja Bentuk ~NAI ke dalam
kalimat.Pada Pelajaran kali ini, kita akan menggunakan Kata Kerja Bentuk ~NAI menjadi Kalimat Larangan, yang berarti "Jangan...!"
Pola Kalimatnya adalah sebagai berikut :
------------------------------------------------------
(Kata Kerja) ~NAI + DE KUDASAI
------------------------------------------------------Â
Ket : Kalimat dengan kata kerja Bentuk ~MASU atau Bentuk Kamus, diubah menjadi bentuk ~NAI + DE KUDASAI.Â
Contoh :Â
1. tabako o suwanaide kudasai.
= jangan merokok!Â
:: Ket : suwanaide --> suimasu --> suu (menghisap)Â
2. terebi o minaide kudasai
= jangan nonton TV!
:: Ket : minaide --> mimasu --> miru (melihat/menonton)
3. uchi e kaeranaide kudasai.
= jangan pulang ke rumah!
:: Ket : kaeranaide --> kaerimasu --> kaeru (pulang)
Catatan :
Untuk melarang seseorang melakukan sesuatu, sebaiknya di depan kalimat kita beri kata sumimasen... (mohon maaf) supaya terdengar lebih sopan/lebih halus kalimatnya.
Contoh :
1. sumimasen, teeburu ni suwaranaide kudasai.
= maaf, jangan duduk di meja!
2. sumimasen, osake o nomanaide kudasai.
= maaf, jangan minum Sake!
3. sumimasen, koko de tabenaide kudasai.
= maaf, jangan makan di sini!
KATA KERJA BENTUK NAI
KATA KERJA BENTUK NAI
Pelajaran ini kita awali dulu dengan cara pembentukan Kata Kerja bentuk ~NAI dari kata kerja Bentuk ~MASU dan Bentuk Kamus. (bagi kalian yang belum tahu apa itu kata kerja bentuk ~MASU dan Bentuk Kamus bisa buka di pelajaran-pelajaran sebelumnya) Seperti pembentukan kata kerja di pelajaran sebelumnya, kali ini kita juga akan membagi Kata Kerja menjadi 3 kelompok.
Cara membentuk Kata kerja Bentuk 1 dari Bentuk Kamus dan Bentuk ~MASU ke bentuk ~NAI adalah :
A. KATA KERJA BENTUK I
1. Kt. Kerja Bentuk Kamus --> ~ NAI
--> huruf [ u ] di belakang kata kerja Bentuk kamus diubah menjadi huruf [ a ] lalu ditambah dengan akhiran [ ~nai ] di belakangnya.
2. Kata kerja bentuk ~MASU --> ~NAI
--> akhiran [~masu] dihilangkan, lalu huruf [ i ] di depan akhiran [ ~masu ] diubah menjadi huruf [ a ] lalu ditambah dengan akhiran [ ~nai] di belakangnya.
::: Kt. Kerja bentuk kamus (arti) > Kt. kerja bentuk ~MASU > Kt. Kerja Bentuk NAI :::
- iku (pergi) > ikimasu > ikanai
- matsu (menunggu) > machimasu > matanai
- kaeru (pulang) > kaerimasu > kaeranai
- asobu (bermain) > asobimasu > asobanai
- yomu (membaca) > yomimasu > yomanai
- shinu (mati) > shinimasu > shinanai
- kaku (menulis) > kakimasu > kakanai
- oyogu (berenang) > oyogimasu > oyoganai
- hanasu (berbicara) > hanashimasu > hanasanai
- kau (membeli) > kaimasu > kawanai
- iu (berkata) > iimasu > iwanai
- suu (menghisap) > suimasu > suwanai
# Pengecualian 2 #
Semua kata kerja bentuk kamus yang berakhiran [ tsu ] atau kata kerja bentuk ~MASU yang berakhiran [ chi ] setelah akhiran ~MASU dihilangkan, berubah menjadi [ ta ] lalu ditambah dengan akhiran ~NAI
- matsu (menunggu) > machimasu > matanai
- motsu (membawa) > mochimasu > motanai
- tatsu (berdiri) > tachimasu > tatanai
B. KATA KERJA BENTUK II
Untuk Kata Kerja Bentuk II ini caranya mudah sekali, yaitu dengan mengganti akhiran [~ru] atau [~masu] menjadi bentuk ~NAI saja.
Berikut ini contoh perubahan Kata Kerja Bentuk Kamus dan bentuk ~MASU Kata Kerja Bentuk II menjadi bentuk TE :
- taberu (makan) > tabemasu > tabenai
- miseru (memperlihatkan) > misemasu > misenai
- tomeru (menghentikan) > tomemasu > tomenai
- shimeru (menutup) > shimemasu > shimenai
- okiru (bangun) > okimasu > okinai
- oriru (turun kendaraan) > orimasu > orinai
- abiru (menyiram/mandi) > abimasu > abinai
- miru (melihat) > mimasu > minai
- neru (tidur) > nemasu > nenai
- deru (keluar) > demasu > denaiÂ
C. KATA KERJA BENTUK III
Berikut ini adalah cara merubah kata kerja bentuk III Bentuk Kamus dan bentuk ~MASU ke bentuk ~NAI :
- kuru (datang) > kimasu > KONAI
- ~suru (melakukan) > shimasu > SHINAI
- benkyou suru (belajar) > benkyou shimasu > benkyou shinai
- renshuu suru (berlatih) > renshuu shimasu > renshuu shinai
- sanpo suru (jalan-jalan) > sanpo shimasu > sanpo shinai
- kaigi suru (rapat) > kaigi shimasu > kaigi shinai
Kenapa Kata Kerja Bentuk KAMUS atau Bentuk ~MASU harus dirubah menjadi Kata Kerja Bentuk ~NAI? Jawabannya ada di pelajaran selanjutnya.
Menyatakan Keinginan
AKU INGIN
Kali ini kita akan belajar menyusun kalimat untuk menyatakan keinginan dalam Bahasa Jepang. Pola Kalimat yang pertama adalah :
----------------------------------------------------------------
SUBYEK wa KATA BENDA ga hoshii desu
----------------------------------------------------------------
Untuk menyatakan ingin (punya) suatu benda, pola kalimatnya seperti di atas.Â
Contoh Kalimat :Â
- Watashi wa kuruma ga hoshii desu. = saya ingin (punya) mobil.
- Watashi wa okane ga hoshii desu. = saya ingin (punya) uang.
- Watashi wa kamera ga hoshii desu. = saya ingin (punya) kamera.
Untuk membentuk kalimat negatif menyatakan Keinginan, kita menggunakan pola kalimat seperti di bawah ini :
Hoshii (ingin) --> hoshikunai (tidak ingin)
-----------------------------------------------------------------------
SUBYEK wa KATA BENDA ga hoshikunai desu
-----------------------------------------------------------------------
yang artinya : SUBYEK tidak ingin (punya) KATA BENDAÂ
Contoh Kalimat :
- WATASHI wa OKASHI ga hoshikunai desu. = SAYA tidak ingin KUE.
- WATASHI wa ZASSHI ga hoshikunai desu. = SAYA tidak ingin MAJALAH.
- WATASHI wa PASOKON ga hoshikunai desu. = SAYA tidak ingin (punya) KOMPUTER.
Setelah belajar menyusun kalimat untuk menyatakan "saya ingin (punya) ...", sekarang kita belajar membuat kalimat untuk menyatakan "saya ingin melakukan (kt. kerja)..."
Cara membuat kalimat untuk menyatakan hal di atas adalah dengan menghilangkan akhiran ~MASU di belakang KATA KERJA dan menggantinya dengan akhiran ~TAI.
Contoh Kalimat :
- kaerimasu --> kaeritai (ingin pulang)
- ikimasu --> ikitai (ingin pergi)
- tabemasu --> tabetai (ingin makan)
--------------------------------------------------------
SUBYEK wa KATA KERJA ~TAI desu
--------------------------------------------------------
Contoh dalam kalimat :Â
- Watashi wa nihon e ikitai desu. = saya ingin pergi ke Jepang.
- Watashi wa tenpura ga/o tabetai desu. = saya ingin makan tempura.
- Watashi wa eiga ga/o mitai desu. = saya ingin nonton film.
- Watashi wa netai desu. = saya ingin tidur.
Untuk menyatakan "tidak ingin me~" adalah sebagai berikut :
Kata Kerja bentuk "~tai" berubah menjadi bentuk "~takunai" diikuti dengan DESU jika itu kalimat formal/sopan.
Contoh :
- ikitai --> ikitakunai (tidak ingin pergi)
- kaeritai --> kaeritakunai (tidak ingin pulang)
- tabetai --> tabetakunai (tidak ingin makan)
- watashi wa asagohan o tabetakunai desu. = saya tidak ingin sarapan.
- watashi wa eiga o mitakunai desu. = saya tidak ingin menonton film.
- watashi wa gakkou e ikitakunai desu. = saya tidak ingin pergi ke sekolah.
- watashi wa hon o yomitakunai desu. = saya tidak ingin baca buku.
Jika kita ingin mengatakan "tidak ingin melakukan apa-apa", pola kalimatnya adalah :
----------------------------------------------------------
[ KATA TANYA ] + mo .... takunai desu----------------------------------------------------------Â
Contoh :Â
- nani mo tabetakunai desu. = tidak ingin makan apa-apa.
- dare ni mo aitakunai desu. = tidak ingin ketemu siapa-siapa.
- doko mo ikitakunai desu. = tidak ingin pergi ke mana-mana.
MOHON IJIN
MOHON IJIN
Pada pelajaran 24 ini, kita akan membuat kalimat untuk permohonan ijin.Jika kita ingin meminta ijin untuk melakukan sesuatu, Pola Kalimat dalam Bahasa Jepangnya adalah sebagai berikut :
-------------------------------------------------------
Kt. Kerja Bentuk TE + mo ii desu ka
-------------------------------------------------------
yang artinya : "bolehkah saya...?"Â
 Ket. : Kt Kerja Bentuk TE sudah dijelaskan secara detail di pelajaran sebelumnya.Â
Contoh dalam kalimat :Â
1. Kt. kerja : suwaru (duduk) --> bentuk TE --> suwatte >
suwatte mo ii desu ka. = bolehkah saya duduk?Â
2. Kt. Kerja : suu (menghisap) --> bentuk TE --> sutte >
tabako o sutte mo ii desu ka. = bolehkah saya merokok?Â
3. Kt. Kerja : kaerimasu (pulang) --> bentuk TE --> kaette >
kaette mo ii desu ka. = bolehkah saya pulang?
Sekarang kita belajar menjawab bagaimana jika ada yang minta ijin kepada kita.Â
misalnya ada yang minta ijin merokok :Â
A : tabako o sutte mo ii desu ka. = bolehkah saya merokok?Â
jawabannya adalah :Â
Jika boleh :
- hai, douzo. = ya, silahkan!
- hai, (tabako o sutte mo) ii desu (yo). douzo.Â
terjemahan :Â
-Â hai = ya.
- tabako o sutte mo ii desu = boleh merokok.
- yo = kok.
- douzo = silahkan.Â
Ket : jawaban yang ada di dalam tanda kurung, boleh tidak diucapkan.
contoh lain memperbolehkan :Â
A : terebi o mite mo ii desu ka. = apa saya boleh nonton televisi?
B : hai, ii desu yo. douzo. = ya, boleh. silahkan!Â
A : kaette mo ii desu ka. = bolehkah saya pulang?
B : hai, douzo. = ya, silahkanÂ
A : haitte mo ii desu ka. = bolehkah saya masuk?
B : hai, haitte mo ii desu. douzo. = ya, Anda boleh masuk. sllahkan!
Sekarang kita akan belajar bagaimana kalau kita tidak memperbolehkan/tidak mengijinkan orang lain yang minta ijin pada kita. Untuk tidak memperbolehkan/tidak mengijinkan orang lain, kita bisa menggunakan bermacam-macam cara penolakan, misalnya menggunakan pola kalimat pada pelajaran sebelumnya, yaitu :Â
--------------------------------
~ TE WA IKEMASEN
--------------------------------
yang artinya : "dilarang.../tidak boleh..." (silahkan buka lagi pelajaran sebelumnya)Â
Contoh :Â
A : koko de tabako o sutte mo ii desu ka. = bolehkah saya merokok di sini?
B : iie, koko de tabako o sutte wa ikemasen. = tidak, Anda tidak boleh merokok di sini!
A : sake o nonde mo ii desu ka. = bolehkah saya minum Sake?
B : iie, sake o nonde wa ikemasen. = tidak, Anda tidak boleh minum Sake!
A : shashin o totte mo ii desu ka. = bolehkah saya memotret?
B : iie, shashin o totte wa ikemasen. = tidak, Anda tidak boleh memotret.
A : koko ni suwatte mo ii desu ka. = bolehkah saya duduk di sini?
B : iie, koko ni suwatte wa ikemasen. = tidak, Anda tidak boleh duduk di sini.
Selain menggunakan bentuk "TE WA IKEMASEN" seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, biasanya orang Jepang tidak mengatakan secara jelas bentuk "penolakan/tidak memberi ijin" nya. Kadang-kadang orang Jepang hanya bilang "Sumimasen", atau "chotto..." saja, itu sudah berarti orang tersebut menolak atau tidak memberi ijin. misalnya :Â
A : tabako o sutte mo ii desu ka. = bolehkah saya merokok?
B : sumimasen, chotto... = maaf, ya...
bisa pakai "sumimasen" saja atau "chotto" saja, boleh juga dipakai dua-duanya.
Sebagai tambahan, kata "Ikemasen" bisa diganti dengan kata "dame" yang artinya kira-kira sama, yaitu "tidak boleh". Tapi kata "dame" biasanya dipakai dalam bentuk informal. Bisa dalam bentuk "~TE WA DAME" atau "DAME" saja.Â
contoh :Â
A : anata no tegami o yonde mo ii desu ka. = bolehkah saya baca surat Anda?
B : iie, yonde wa dame desu. = tidak, tidak boleh bacaÂ
A : kono tabemono o tabete mo ii desu ka. = bolehkah saya makan makanan ini?
B : iie, dame desu. = nggak boleh!Â
KALIMAT LARANGAN
KALIMAT LARANGAN
Setelah kita belajar menyusun kalimat
Perintah, sekarang kita akan belajar menyusun "Kalimat Larangan"
menggunakan Bahasa Jepang.Kalimat Larangan adalah kalimat yang dipakai untuk melarang/tidak memperbolehkan orang lain melakukan sesuatu. Dalam Bahasa Jepang, Kata Kerjanya juga menggunakan Kata Kerja Bentuk ~TE seperti yang sudah diajarkan di pelajaran sebelumnya.
Pola Kalimatnya adalah :
------------------------------
~ TE WA IKEMASEN
------------------------------
Contoh :
> tabako o sutte wa ikemasen. = dilarang/tidak boleh merokok! =
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam "sutte" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : suu (menghisap) ---> suimasu --> sutte
> terebi o mite wa ikemasen. = tidak boleh menonton televisi.
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam " mite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : miru (menonton/melihat) ---> mimasu --> mite
> hanashite wa ikemasen. = tidak boleh berbicara.
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam " hanashite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : hanasu (berbicara) ---> hanashimasu --> hanashite
Contoh kalimat lain :
- haitte wa ikemasen. = dilarang/tidak boleh masuk.
- nete wa ikemasen. = tidak boleh tidur.
- koko de kuruma o tomete wa ikemasen. = tidak boleh parkir mobil di sini.KALIMAT LARANGANSetelah kita belajar menyusun kalimat Perintah, sekarang kita akan belajar menyusun "Kalimat Larangan" menggunakan Bahasa Jepang.
Kalimat Larangan adalah kalimat yang dipakai untuk melarang/tidak memperbolehkan orang lain melakukan sesuatu. Dalam Bahasa Jepang, Kata Kerjanya juga menggunakan Kata Kerja Bentuk ~TE seperti yang sudah diajarkan di pelajaran sebelumnya.
Pola Kalimatnya adalah :
------------------------------
~ TE WA IKEMASEN
------------------------------
Contoh :
> tabako o sutte wa ikemasen. = dilarang/tidak boleh merokok! =
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam "sutte" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : suu (menghisap) ---> suimasu --> sutte
> terebi o mite wa ikemasen. = tidak boleh menonton televisi.
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam " mite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : miru (menonton/melihat) ---> mimasu --> mite
> hanashite wa ikemasen. = tidak boleh berbicara.
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam " hanashite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : hanasu (berbicara) ---> hanashimasu --> hanashite
Contoh kalimat lain :
- haitte wa ikemasen. = dilarang/tidak boleh masuk.
- nete wa ikemasen. = tidak boleh tidur.
- koko de kuruma o tomete wa ikemasen. = tidak boleh parkir mobil di sini.
KALIMAT PERINTAH
KALIMAT PERINTAH
Setelah mempelajari perubahan Kata
Kerja dari Bentuk Kamus dan Bentuk ~MASU menjadi bentuk ~TE, sekarang
kita belajar bagaimana penggunaan Kata Kerja Bentuk ~TE tersebut ke
dalam kalimat.Penggunaan Kalimat bentuk ~TE ini bermacam-macam di dalam kalimat, di antaranya adalah untuk membentuk kalimat perintah. Kalimat perintah adalah kalimat yang digunakan untuk memerintahkan, memohon dan mempersilahkan orang lain untuk melakukan apa yang kita ucapkan.
Dalam Bahasa Formal/Bahasa Sopan Bahasa Jepang, Pola Kalimatnya adalah :
-----------------------
~ TE KUDASAI
-----------------------
Contoh :
- namae o kaite kudasai. = tolong tulis nama! =
Kata kerja bentuk TE dalam "kaite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : kaku (menulis) ---> kakimasu --> kaite
- kusuri o nonde kudasai. = tolong minum obatnya! =
Kata kerja bentuk TE dalam "nonde" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : nomu --> nomimasu --> nonde
- ashita kite kudasai. = tolong besok datang. =
Kata kerja bentuk TE dalam "kite" berasal dari kata kerja bentuk III bentuk kamus : kuru --> kimasu --> kite
Contoh kalimat lain :
- douzo kaette kudasai. = silahkan pulang! =
- suwatte kudasai. = silahkan duduk! =
- sumimasen ga, nihongo o oshiete kudasai. = maaf, tolong ajari saya Bahasa Jepang. =
- shinbun o yonde kudasai. = bacalah koran! =
- douzo mite kudasai. = silahkan lihat. =
Untuk mempersilahkan seseorang, biasanya di awal kalimat diberi kata [douzo] yang artinya "silahkan" sedangkan untuk memohon seseorang melakukan sesuatu dengan kalimat yang lebih sopan biasanya di depan kalimat ditambahkan dengan kata [sumimasen ga...] yang artinya "maaf/permisi".
KATA KERJA BENTUK TE
KATA KERJA BENTUK TE
Mulai dari pelajaran 21 dan beberapa
pelajaran selanjutnya, kita akan mempelajari Perubahan bentuk Kata
Kerja dari Kata Kerja bentuk ~MASU dan Bentuk Kamus menjadi bentuk
~TE dan penggunaannya ke dalam kalimat Bahasa Jepang.Untuk merubah kata kerja dari Bentuk Kamus atau bentuk ~MASU ke bentuk ~TE, kita mesti membagi kata kerja menjadi 3 kelompok seperti yang sudah kita bahas pada pelajaran Kata Kerja sebelumnya. (silahkan buka lagi notes Shinjukucenter mengenai pembagian kata kerja menjadi 3 kelompok di Pelajaran 16).
A. KATA KERJA BENTUK I
Kata Kerja Dasar (Bentuk Kamus) yang termasuk Kata Kerja Bentuk I adalah Kata Kerja yang diakhiri dengan huruf [ u ], [ tsu ], [ ru ], [ bu ], [ mu ], [ nu ], [ ku ],[ gu ] dan [ su ].
Untuk merubah menjadi bentuk TE, akhiran tersebut hilang diganti dengan :
- [u] = ~tte
- [tsu] = ~tte
- [ru] = ~tte
- [bu] = ~nde
- [mu] = ~nde
- [nu] = ~nde
- [ku] = ~ite
- [gu] = ~ide
- [su] = ~shite
::: Kt. Kerja bentuk kamus (arti) > Kt. kerja bentuk ~MASU > Kt. Kerja Bentuk TE :::
- kau (membeli) > Kaimasu > katte
- matsu (menunggu) > machimasu > matte
- kaeru (pulang) > kaerimasu > kaette
- asobu (bermain) > asobimasu > asonde
- yomu (membaca) > yomimasu > yonde
- shinu (mati) > shinimasu > shinde
- kaku (menulis) > kakimasu > kaite
- oyogu (berenang) > oyogimasu > oyoide
- hanasu (berbicara) > hanashimasu > hanashite
- iku (pergi) > ikimasu > itte
B. KATA KERJA BENTUK II
Untuk Kata Kerja Bentuk II ini caranya mudah sekali, yaitu dengan mengganti akhiran [~ru] atau [~masu] menjadi bentuk ~TE saja.
Berikut ini contoh perubahan Kata Kerja Bentuk Kamus dan bentuk ~MASU Kata Kerja Bentuk II menjadi bentuk TE :
- taberu (makan) > tabemasu > tabete
- miseru (memperlihatkan) > misemasu > misete
- tomeru (menghentikan) > tomemasu > tomete
- shimeru (menutup) > shimemasu > shimete
- okiru (bangun) > okimasu > okite
- oriru (turun kendaraan) > orimasu > orite
- abiru (menyiram/mandi) > abimasu > abite
- miru (melihat) > mimasu > mite
- neru (tidur) > nemasu > nete
- deru (keluar) > demasu > dete
C. KATA KERJA BENTUK III
Berikut ini adalah cara merubah kata kerja bentuk III Bentuk Kamus dan bentuk ~MASU ke bentuk ~TE :
- kuru (datang) > kimasu > kite
- ~suru (melakukan) > shimasu > shite
- benkyou suru (belajar) > benkyou shimasu > benkyou shite
- renshuu suru (berlatih) > renshuu shimasu > renshuu shite
- sanpo suru (jalan-jalan) > sanpo shimasu > sanpo shite
- kaigi suru (rapat) > kaigi shimasu > kaigi shite
Kenapa Kata Kerja Bentuk Kamus atau Bentuk ~MASU harus dirubah menjadi Kata Kerja Bentuk "TE?" Jawabannya ada di pelajaran selanjutnya.
ADA
ADA
| Mari kita lanjutkan
pelajaran kita. Pada pelajaran kali ini, kita akan belajar menyusun
kalimat tentang keberadaan suatu benda. Untuk menyatakan "keberadaan
suatu benda" pola kalimatnya adalah : # ARIMASU # -------------------------------------------------------------- [ BENDA ] ga arimasu = (ada [ BENDA ]) -------------------------------------------------------------- Ket :
# ARIMASEN # Untuk menyusun kalimat yang artinya "TIDAK ADA", caranya seperti merubah kata kerja yang lain, yaitu dari akhiran [ ~MASU ] menjadi [ ~MASEN ] saja. --------------------------------------------------------------------------------------------------------- [ BENDA ] ga arimasen = tidak ada [ BENDA ] / [ BENDA ] tidak ada --------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ket :
# KOSAKATA KATA BENDA #
# IMASU # Jika yang dinyatakan adalah keberadaan "manusia" atau "hewan", kata kerja yang digunakan bukan ARIMASU tapi IMASU. ----------------------------------------------- [ ORANG / HEWAN ] ga imasu ----------------------------------------------- Ket :
# KOSAKATA KATA GANTI ORANG #
# KOSAKATA NAMA HEWAN #
# IMASEN # Seperti halnya kata kerja-kata kerja yang lain, untuk membentuk kalimat negatif, caranya dengan menghilangkan akhiran [~MASU] menjadi [~MASEN] yang artinya "Tidak ada". ---------------------------------------------------- [ MANUSIA / HEWAN ] ga imasen ---------------------------------------------------- Ket. :
# ADA/TIDAK ADA DI... # Untuk menunjukkan sesuatu/seseorang ada di suatu tempat, nama tempatnya diletakkan di depan kalimat ditambah dengan partikel NI yang artinya "di". ------------------------------------------------------------------------ 1. [ TEMPAT ] ni [ BENDA ] ga arimasu ------------------------------------------------------------------------ 2. [ TEMPAT ] ni [ MANUSIA/HEWAN ] ga imasu ------------------------------------------------------------------------ Ket :
= [ TEMPAT ] ni [ MANUSIA/HEWAN ] ga imasen Contoh dalam kalimat :
# KOSAKATA POSISI #
# TEMPAT DAN POSISI # Untuk menyatakan keberadaan seseorang/sesuatu di tempat dan posisi tertentu, pola kalimatnya adalah : ---------------------------------------------------------------------------------- [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni [ KT. BENDA ] ga arimasu ---------------------------------------------------------------------------------- atau ----------------------------------------------------------------------------------------- [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni [ ORANG / HEWAN ] ga imasu ----------------------------------------------------------------------------------------- Ket :
# PARTIKEL WA # Jika KATA BENDA (Manusia, Hewan, Benda Mati) diletakkan di depan kalimat, partikel [ ga ] yang mengikutinya berubah menjadi partikel [ wa ]. ----------------------------------------------------------------------------- [ BENDA ] wa [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni arimasu ----------------------------------------------------------------------------- atau ------------------------------------------------------------------------------------------ [ MANUSIA/HEWAN ] wa [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni imasu ------------------------------------------------------------------------------------------ Ket :
# KATA TANYA # 1. NANI Untuk menanyakan keberadaan suatu benda, kata tanyanya adalah NANI yang artinya adalah "apa?". --------------------------------------------------------- [ TEMPAT ] ni [ NANI ] ga arimasu ka --------------------------------------------------------- Contoh Tanya Jawab : A : uchi no mae ni nani ga arimasu ka. = di depan rumah ada apa? B : kuruma ga arimasu. = ada mobil. A : tsukue no ue ni nani ga arimasu ka. = di atas meja ada apa? B : pasokon ga arimasu. = ada komputer. A : reizouko no naka ni nani ga arimasu ka. = di dalam kulkas ada apa? B : keeki ga arimasu. = ada kue 2. DARE Untuk menanyakan tempat keberadaan manusia, kata tanyanya adalah "DARE" yang artinya "siapa?" ------------------------------------------------------- [ TEMPAT ] ni [ DARE ] ga imasu ka ------------------------------------------------------- Ket :
A : kyoushitsu ni dare ga imasu ka. = di kelas ada siapa? B : gakusei ga imasu. = ada siswa/murid. A : uchi ni dare ga imasu ka. = di rumah ada siapa? B : haha ga imasu. = ada ibu saya. A : ginkou no mae ni dare ga imasu ka. = di depan bank ada siapa? B : watashi no tomodachi ga imasu. = ada teman saya. 3. DOKO Untuk menanyakan tempat keberadaan manusia, hewan atau suatu benda, kata tanyanya adalah "DOKO NI" yang artinya "di mana?" ---------------------------------------------------------------------- [ SUBYEK ] wa [ DOKO ] ni imasu/arimasu ka ---------------------------------------------------------------------- Ket :
A : otousan wa doko ni imasu ka. = ayah Anda ada di mana? B : chichi wa uchi ni imasu. = ayah saya ada di rumah. A : pasokon wa doko ni arimasu ka. = komputer ada di mana? B : kaban no naka ni arimasu. = ada di dalam tas. A : neko wa doko ni imasu ka. = kucing ada di mana? B : tsukue no shita ni imasu. = ada di bawah meja tulis. A : shinbun wa doko ni arimasu ka. = koran ada di mana? B : teeburu no ue ni arimasu. = ada di atas meja. # ~ MO ...~MASEN # [ KATA TANYA ] + MO + Kata kerja bentuk ~Masen. 1. DARE (SIAPA) --------------------------------------------------------- dare mo imasen. (tidak ada siapapun) --------------------------------------------------------- Ket :
---------------------------------------------------------- nani mo arimasen. (tidak ada apapun) ---------------------------------------------------------- ket :
------------------------------------------------------------------------------------------ 1. doko ni mo arimasen. (tidak ada di manapun) (Ket : menanyakan keberadaan benda mati.) ------------------------------------------------------------------------------------------ 2. doko ni mo imasen. (tidak ada di manapun) (Ket : menanyakan tempat keberadaan manusia atau hewan.) ------------------------------------------------------------------------------------------ Contoh kalimat :
|
ADA
| Mari kita lanjutkan
pelajaran kita. Pada pelajaran kali ini, kita akan belajar menyusun
kalimat tentang keberadaan suatu benda. Untuk menyatakan "keberadaan
suatu benda" pola kalimatnya adalah : # ARIMASU # -------------------------------------------------------------- [ BENDA ] ga arimasu = (ada [ BENDA ]) -------------------------------------------------------------- Ket :
# ARIMASEN # Untuk menyusun kalimat yang artinya "TIDAK ADA", caranya seperti merubah kata kerja yang lain, yaitu dari akhiran [ ~MASU ] menjadi [ ~MASEN ] saja. --------------------------------------------------------------------------------------------------------- [ BENDA ] ga arimasen = tidak ada [ BENDA ] / [ BENDA ] tidak ada --------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ket :
# KOSAKATA KATA BENDA #
# IMASU # Jika yang dinyatakan adalah keberadaan "manusia" atau "hewan", kata kerja yang digunakan bukan ARIMASU tapi IMASU. ----------------------------------------------- [ ORANG / HEWAN ] ga imasu ----------------------------------------------- Ket :
# KOSAKATA KATA GANTI ORANG #
# KOSAKATA NAMA HEWAN #
# IMASEN # Seperti halnya kata kerja-kata kerja yang lain, untuk membentuk kalimat negatif, caranya dengan menghilangkan akhiran [~MASU] menjadi [~MASEN] yang artinya "Tidak ada". ---------------------------------------------------- [ MANUSIA / HEWAN ] ga imasen ---------------------------------------------------- Ket. :
# ADA/TIDAK ADA DI... # Untuk menunjukkan sesuatu/seseorang ada di suatu tempat, nama tempatnya diletakkan di depan kalimat ditambah dengan partikel NI yang artinya "di". ------------------------------------------------------------------------ 1. [ TEMPAT ] ni [ BENDA ] ga arimasu ------------------------------------------------------------------------ 2. [ TEMPAT ] ni [ MANUSIA/HEWAN ] ga imasu ------------------------------------------------------------------------ Ket :
= [ TEMPAT ] ni [ MANUSIA/HEWAN ] ga imasen Contoh dalam kalimat :
# KOSAKATA POSISI #
# TEMPAT DAN POSISI # Untuk menyatakan keberadaan seseorang/sesuatu di tempat dan posisi tertentu, pola kalimatnya adalah : ---------------------------------------------------------------------------------- [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni [ KT. BENDA ] ga arimasu ---------------------------------------------------------------------------------- atau ----------------------------------------------------------------------------------------- [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni [ ORANG / HEWAN ] ga imasu ----------------------------------------------------------------------------------------- Ket :
# PARTIKEL WA # Jika KATA BENDA (Manusia, Hewan, Benda Mati) diletakkan di depan kalimat, partikel [ ga ] yang mengikutinya berubah menjadi partikel [ wa ]. ----------------------------------------------------------------------------- [ BENDA ] wa [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni arimasu ----------------------------------------------------------------------------- atau ------------------------------------------------------------------------------------------ [ MANUSIA/HEWAN ] wa [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni imasu ------------------------------------------------------------------------------------------ Ket :
# KATA TANYA # 1. NANI Untuk menanyakan keberadaan suatu benda, kata tanyanya adalah NANI yang artinya adalah "apa?". --------------------------------------------------------- [ TEMPAT ] ni [ NANI ] ga arimasu ka --------------------------------------------------------- Contoh Tanya Jawab : A : uchi no mae ni nani ga arimasu ka. = di depan rumah ada apa? B : kuruma ga arimasu. = ada mobil. A : tsukue no ue ni nani ga arimasu ka. = di atas meja ada apa? B : pasokon ga arimasu. = ada komputer. A : reizouko no naka ni nani ga arimasu ka. = di dalam kulkas ada apa? B : keeki ga arimasu. = ada kue 2. DARE Untuk menanyakan tempat keberadaan manusia, kata tanyanya adalah "DARE" yang artinya "siapa?" ------------------------------------------------------- [ TEMPAT ] ni [ DARE ] ga imasu ka ------------------------------------------------------- Ket :
A : kyoushitsu ni dare ga imasu ka. = di kelas ada siapa? B : gakusei ga imasu. = ada siswa/murid. A : uchi ni dare ga imasu ka. = di rumah ada siapa? B : haha ga imasu. = ada ibu saya. A : ginkou no mae ni dare ga imasu ka. = di depan bank ada siapa? B : watashi no tomodachi ga imasu. = ada teman saya. 3. DOKO Untuk menanyakan tempat keberadaan manusia, hewan atau suatu benda, kata tanyanya adalah "DOKO NI" yang artinya "di mana?" ---------------------------------------------------------------------- [ SUBYEK ] wa [ DOKO ] ni imasu/arimasu ka ---------------------------------------------------------------------- Ket :
A : otousan wa doko ni imasu ka. = ayah Anda ada di mana? B : chichi wa uchi ni imasu. = ayah saya ada di rumah. A : pasokon wa doko ni arimasu ka. = komputer ada di mana? B : kaban no naka ni arimasu. = ada di dalam tas. A : neko wa doko ni imasu ka. = kucing ada di mana? B : tsukue no shita ni imasu. = ada di bawah meja tulis. A : shinbun wa doko ni arimasu ka. = koran ada di mana? B : teeburu no ue ni arimasu. = ada di atas meja. # ~ MO ...~MASEN # [ KATA TANYA ] + MO + Kata kerja bentuk ~Masen. 1. DARE (SIAPA) --------------------------------------------------------- dare mo imasen. (tidak ada siapapun) --------------------------------------------------------- Ket :
---------------------------------------------------------- nani mo arimasen. (tidak ada apapun) ---------------------------------------------------------- ket :
------------------------------------------------------------------------------------------ 1. doko ni mo arimasen. (tidak ada di manapun) (Ket : menanyakan keberadaan benda mati.) ------------------------------------------------------------------------------------------ 2. doko ni mo imasen. (tidak ada di manapun) (Ket : menanyakan tempat keberadaan manusia atau hewan.) ------------------------------------------------------------------------------------------ Contoh kalimat :
|
SAYA SUKA
SAYA SUKA
| # SAYA SUKA # Untuk membuat kalimat "SAYA SUKA...", pola kalimatnya adalah : --------------------------------------------------------- [ SUBYEK ] wa [ KT. BENDA ] ga suki desu --------------------------------------------------------- Ket :
# TIDAK SUKA # Menyusun kalimat "SAYA TIDAK SUKA..." adalah sebagai berikut : ---------------------------------------------------------------------- [ SUBYEK ] wa [ KATA BENDA ] ga suki ja arimasen ---------------------------------------------------------------------- Ket :
# SANGAT SUKA # Untuk menyusun kalimat "SAYA SANGAT SUKA...", pola kalimatnya adalah sebagai berikut : ------------------------------------------------------------------------ [ SUBYEK ] wa [ KATA BENDA ] ga TOTEMO suki desu ------------------------------------------------------------------------ :: atau :: ------------------------------------------------------------------- [ SUBYEK ] wa [ KATA BENDA ] ga DAISUKI desu. ------------------------------------------------------------------- Ket :
# TIDAK TERLALU SUKA # Untuk menyusun kalimat "Saya tidak terlalu suka..." pola kalimatnya adalah : --------------------------------------------------------------------------------- [ SUBYEK ] wa [ KATA BENDA ] ga AMARI suki ja arimasen. --------------------------------------------------------------------------------- Ket :
# SAMA SEKALI TIDAK SUKA # Untuk menyusun kalimat "saya sama sekali tidak suka...", pola kalimatnya adalah : ---------------------------------------------------------------------------------- [ SUBYEK ] wa [ KATA BENDA ] ga ZENZEN suki ja arimasen ---------------------------------------------------------------------------------- Ket :
# BENCI # Lawan kata SUKI adalah KIRAI (benci, tidak suka). Untuk menyusun pola kalimat menggunakan Predikat KIRAI, urutannya sama seperti kalimat menggunakan Predikat SUKI. Contoh :
|
