Tampilkan postingan dengan label Kursus Online. Tampilkan semua postingan

PERKENALAN DIRI (JIKOSHOUKAI)

PERKENALAN DIRI (JIKOSHOUKAI)
Minna-san, ohisashiburi desu!! O-genki desu ka.
Ayo kita lanjutkan pelajaran Pengenalan Bahasa Jepang dari JCLC ini! Selamat belajar!

Di pelajaran ke-11 kali ini, kita akan berlatih memperkenalkan diri (jikoshoukai) dalam Bahasa Jepang. Silahkan langsung praktekkan kalau kebetulan kalian berkenalan dengan orang Jepang!



Contoh perkenalan diri :

HAJIMEMASHITE

Watashi wa agus desu.

17 (juu nana) -sai desu.

Indoneshia-jin desu.

  JCLC no sha'in desu.

DOUZO YOROSHIKU ONEGAISHIMASU



PENJELASAN :

Untuk memperkenalkan diri dalam Bahasa Jepang, biasanya kita mulai dengan mengucapkan HAJIMEMASHITE yang biasanya kita terjemahkan dengan PERKENALKAN (= dalam Bahasa Inggris menjadi "how do yo do?").



Setelah mengucapkan HAJIMEMASHITE, baru kita menyebut nama kita, misalnya :

+ watashi wa [nama kita] desu. = Saya (adalah) ...

atau ;

+ watashi no namae wa [nama kita] desu. = Nama saya (adalah) ...

atau kita tidak perlu menggunakan watashi wa/watashi no namae wa ... tapi langsung saja [nama kita] desu.

Contoh :

+ watashi wa agus desu. = Saya agus.
+ watashi no namae wa agus desu. = Nama saya agus.
+ agus desu. = (saya) agus.



Setelah menyebutkan nama, untuk lebih lengkapnya kita boleh juga menyebutkan umur kita, [UMUR] -sai desu. (untuk penyebutan umur, kita sudah membahasnya di pelajaran-8. Silahkan dibaca lagi!), misalnya :

+ (watashi wa) 17-sai desu. = Umur saya 17 tahun.
+ (watashi wa) hatachi desu. = Umur saya 20 tahun.

Ket : Subyek kalimat (watashi wa) sengaja kami beri tanda kurung karena biasanya orang Jepang jarang menyebutkan subyek kalimat khususnya watashi wa berulang-ulang dalam suatu pembicaraan. Mereka lebih suka tidak menggunakannya. Oleh karena itu, jika kita menemukan kalimat dalam Bahasa Jepang tidak menggunakan subyek tapi langsung muncul PREDIKAT, OBYEK atau KATA KETERANGAN, biasanya SUBYEK-nya adalah watashi.



Selanjutnya, kita bisa menyebutkan negara/daerah asal kita (untuk penyebutan asal negara/daerah juga sudah dibahas di pelajaran sebelumnya, silahkan dibaca lagi!). Misalnya :

+ Indoneshia-jin desu. = Orang Indonesia.
+ Jawa-jin desu = Orang Jawa.



Selanjutnya, kita bisa juga kasih tahu bahwa kita karyawan/siswa dari suatu perusahaan/lembaga tertentu. Untuk membuat kalimat ini, susunannya adalah sebagai berikut :

[Nama Lembaga/Perusahaan] no [Posisi/Status Kita di Lembaga/Perusahaan Tersebut] desu.

Contoh :

+ JCLC no sha'in desu. = Karyawan JCLC.
Ket :
- JCLC = nama perusahaan.
- Sha'in = karyawan.

+ Hasanuddin Daigaku no gakusei desu. = Mahasiswa Universitas Hasanuddin.
Ket :
- Indoneshia Daigaku = Universitas Hasanuddin
- Gakusei = siswa/mahasiswa/murid/pelajar

+ Sony no sha'in desu = Karyawan PT Sony.
+ Trisakti Daigaku no gakusei desu = Mahasiswa Universitas Trisakti

dan sebagainya.



Setelah memperkenalkan diri seperti contoh di atas, terakhir kita tutup dengan ucapan DOUZO YOROSHIKU ONEGAISHIMASU yang biasa diterjemahkan dengan "Senang berkenalan dengan Anda" atau dalam Bahasa Inggris menjadi "I am pleased to meet You". Meskipun arti yang sebenarnya adalah "Mohon terima perkenalan saya ini dengan baik/mohon terima saya dengan baik".

Kadang-kadang ucapan DOUZO YOROSHIKU ONEGAISHIMASU bisa disingkat menjadi DOUZO YOROSHIKU atau YOROSHIKU saja.


::: LATIHAN :::

Setelah membaca pelajaran di atas, silahkan berlatih memperkenalkan diri dengan Bahasa Jepang menggunakan pola kalimat di bawah ini atau boleh ditambahkan jika Anda mau. Tapi dengan syarat, penambahan tersebut harus disertai dengan terjemahan Bahasa Indonesia supaya siswa yang lain tahu apa yang Anda tulis.

HAJIMEMASHITE

+ Watashi wa [NAMA ANDA] desu.
+ [UMUR] ~sai desu.
+ [DAERAH] ~jin desu.
+ [PERUSAHAAN/LEMBAGA] no [STATUS/POSISI] desu.

DOUZO YOROSHIKU ONEGAISHIMASU.

Selamat mengerjakan! Gambatte kudasai!
Senin, 14 Oktober 2013
Posted by BISNIS ONLINE

KATA KERJA BENTUK TA

KATA KERJA BENTUK TA
Setelah belajar bermacam-macam kata kerja seperti bentuk ~masu, ~masen, ~mashita, ~masendeshita, ~te, ~nai & bentuk kamus, sekarang kita belajar Kata Kerja Bentuk ~TA Kata Kerja Bentuk ~TA umumnya dipakai sehari-hari untuk membentuk Kalimat INFORMAL (percakapan biasa) dari kalimat bentuk Sopan MASHITA (bentuk lampau/past tense).
Contoh :
  • tabemashita (sudah makan) --> tabeta
  • ikimashita (sudah pergi) --> itta
  • nomimashita (sudah minum) --> nonda
 dan sebagainya.
Kata Kerja Bentuk ~TA selain untuk membentuk kalimat informal past tense, bisa juga untuk membentuk pola kalimat lain yang akan kita pelajari nanti.

PEMBENTUKAN KATA KERJA BENTUK ~TA
 Seperti juga cara pembentukan kata kerja bentuk yang lain (bentuk kamus/~TE/~Nai) yang sudah kita pelajari sebelumnya, kita harus membagi Kata Kerja menjadi 3 bentuk.
A. Kata Kerja Bentuk I
Cara merubah kata kerja dari bentuk ~MASU/~MASHITA ke bentuk ~TA adalah dengan menghilangkan dulu akhiran ~MASU. kemudian lihat suku kata terakhir setelah ~MASU/~MASHITA dihilangkan. Untuk Kata Kerja Bentuk I, pembentukan kata kerja ke bentuk ~TA berbeda-beda tergantung suku kata terakhir setelah akhiran ~MASU/~MASHITA dihilangkan.
Contoh :
1. jika suku kata terakhir adalah [ ki ] setelah ~masu/mashita dihilangkan, maka [ ki ] berubah menjadi [ ita ]
  • kakimasu (menulis) -> kakimashita -> kaki = kaita
  • arukimasu (jalan kaki) -> arukimashita -> aruki = aruita
2. jika suku kata terakhir adalah [ gi ] setelah ~masu/mashita dihilangkan, maka [ gi ] berubah menjadi [ ida ]
  • oyogimasu (berenang) -> oyogimashita -> oyogi = oyoida
  • isogimasu (berburu-buru) -> isogimashita -> isogi = isoida
3. jika suku kata terakhir adalah huruf vokal [ i ] setelah ~masu/~mashita dihilangkan, maka [ i ] berubah menjadi [ tte ]
  • kaimasu (membeli) -> kaimashita -> kai = katta
  • aimasu (bertemu) -> aimashita -> ai = atta
4. jika suku kata terakhir adalah huruf vokal [ ri ] setelah ~masu/~mashita dihilangkan, maka [ ri ] juga berubah menjadi [ tta ]
  • kaerimasu (pulang) -> kaerimashita --> kaetta
  • arimasu (ada) -> arimashita --> atta
5. jika suku kata terakhir adalah huruf vokal [ chi ] setelah ~masu/~mashita dihilangkan, maka [ chi ] juga berubah menjadi [ tta ]
  • machimasu (menunggu) -> machimashita -> machi --> matta
  • tachimasu (berdiri) -> tachimashita -> tachi --> tatta
6. jika suku kata terakhir adalah huruf vokal [ ni ] setelah ~masu/~mashita dihilangkan, maka [ ni ] juga berubah menjadi [ nda ]
  • shinimasu (mati) -> shinimashita -> shini = shinda
7. jika suku kata terakhir adalah huruf vokal [ mi ] setelah ~masu/~mashita dihilangkan, maka [ mi ] juga berubah menjadi [ nda ]
  • nomimasu (minum) -> nomimashita -> nomi = nonda
  • yomimasu (baca) -> yomimashita -> yomi = yonda
8. jika suku kata terakhir adalah huruf vokal [ bi ] setelah ~masu/~mashita dihilangkan, maka [ bi ] juga berubah menjadi [ nda ]
  • yobimasu (memanggil) -> yobimashita -> yobi = yonda
  • asobimasu (bermain) -> asobimashita -> asobi = asonda
9. jika suku kata terakhir adalah huruf vokal [ shi ] setelah ~masu/~mashita dihilangkan, [ shi ] tidak dihilangkan, tapi menjadi [ shita ]
  • hanashimasu (bicara) -> hanashimashita -> hanashi = hanashita
  • kashimasu (meminjamkan) -> kashimashita -> kashi = kashita
10. Pengecualian.
  • ikimasu (pergi) -> ikimashita -> iki = itta
B. Kata Kerja Bentuk II
Untuk Kata Kerja Bentuk II, caranya mudah, tinggal menghilangkan ~masu/~mashita saja, diganti dengan [ ta ].
  • tabemasu (makan) -> tabemashita -> tabe = tabeta
  • okimasu (bangun) -> okimashita -> oki = okita
  • mimasu (melihat) -> mimashita -> mi = mita
  • nemasu (tidur) -> nemashita -> ne = neta
C. Kata Kerja Bentuk III
Untuk merubah Kata kerja Bentuk III juga mudah, yaitu :
  • kimasu (datang) -> kimashita -> ki = kita
  • shimasu (melakukan) -> shimashita -> shi = shita
  • benkyou o shimasu (belajar) -> benkyou o shimashita -> benkyou o shi = benkyou o shita
  • sanpo o shimasu (jalan-jalan) -> sanpo o shimashita -> sanpo o shi = sanpo o shita
  • tenisu o shimasu (bermain tenis) -> tenisu o shimashita -> tenisu o shi = tenisu o shita
Contoh penggunaan Kalimat INFORMAL dengan menggunakan kata kerja Bentuk TA :
  1. watashi wa kinou toukyou e itta (Formal : ikimashita) = saya kemarin pergi ke Tokyo.
  2. yamada san wa ototoi tanaka san to tenisu o shita (Formal : shimashita) = yamada dua hari yang lalu main tenis bersama tanaka.
  3. watashi wa mou gohan o tabeta (Formal : tabemashita) = saya sudah makan.
  4. kesa shinbun o yonda? (Formal : yomimashita ka) = apa tadi pagi kamu baca koran?
  5. hai, wakatta! (Formal : wakarimashita) = baik, saya mengerti.
Posted by BISNIS ONLINE

HOBI SAYA

HOBI SAYA
Tema pelajaran kali ini adalah tentang Hobi. Hobi ada bermacam-macam, di antaranya :
1. Menggunakan Kata Benda
  • dokusho = membaca
  • sui'ei = berenang
  • ongaku = musik
  • supootsu = olah raga
  • doraibu = menyetir mobil
  • sakka = main bola
  • geemu = main game
  • shashin = fotografi
  • ryokou = traveling, jalan-jalan
  • kaimono = belanja
  • nihongo no benkyou = belajar bhs jepang
dan lain-lain.
2. Menggunakan Kata Kerja + KOTO
  • ongaku o kiku koto = mendengarkan musik
  • eiga o miru koto = menonton film
  • uta o utau koto = menyanyi
  • taberu koto = makan
  • neru koto = tidur
  • gitaa o hiku koto = memetik gitar
  • manga o yomu koto = membaca komik
  • e o kaku koto = melukis
dan lain-lain.
+ Hobi = shumi
+ Saya = watashi
> Hobi saya = watashi no shumi
Hobi saya adalah...
= watashi no shumi wa (kt. benda/kt. kerja + KOTO) desu
Contoh kalimat :Â
  1. Watashi no shumi wa dokusho desu. = hobi saya membaca.
  2. Watashi no shumi wa supootsu desu. = hobi saya olah raga.
  3. Watashi no shumi wa suiei desu. = hobi saya berenang.
  4. Watashi no shumi wa e o kaku koto desu. = hobi saya melukis.
  5. Watashi no shumi wa eiga o miru koto desu. = hobi saya menonton film.
  6. Watashi no shumi wa neru koto desu. = hobi saya tidur.

Gimana kalo hobi kita nggak cuma satu?
Pola kalimatnya menjadi seperti ini :
Watashi no shumi wa hobi 1 (Kt. Benda/kt.kerja+koto) ya hobi 2 (Kt. Benda/kt.kerja+koto) nado(dan lain-lain) desu
Ket :
~ ya ~ nado = artinya "... dan ... dan lain-lain"
Contoh :
  1. watashi no shumi wa sakkaa YA manga o yomu koto NADO desu. = hobi saya sepak bola DAN baca komik DAN LAIN-LAIN. 
  2. watashi no shumi wa ongaku o kiku koto YA eiga o miru koto YA kaimono suru koto NADO desu. = hobi saya mendengarkan musik DAN menonton film DAN belanja DAN LAIN-LAIN. 
  3. watashi no shumi wa dokusho YA nihongo no benkyou NADO desu. = hobi saya membaca DAN belajar bahasa jepang DAN LAIN-LAIN.
 Jawab pertanyaan ini :
> anata no shumi wa nan desu ka. (apa hobimu?)
Posted by BISNIS ONLINE

SAYA BISA...!

SAYA BISA...!
Konnichiwa, pada pelajaran ini, kita akan membuat kalimat yang menyatakan "kebisaan/kemampuan". BISA dalam Bahasa Jepang adalah "dekimasu" atau "dekiru" (kata kerja bentuk kamus). Untuk menyatakan "saya bisa...", pola kalimatnya adalah :
Watashi wa ______ ga dekimasu
Ket : obyek kalimat menggunakan partikel "ga"
Contoh kalimat :
  1. watashi wa nihongo ga dekimasu. = saya bisa Bahasa Jepang. 
  2. watashi wa gorufu ga dekimasu. = saya bisa (main) golf. 
  3. watashi wa kuruma no unten ga dekimasu. = saya bisa setir mobil.
Jika kita ingin mengatakan "saya bisa melakukan...", yaitu obyeknya adalah Kata Kerja, Kata kerja yang akan menjadi obyek tersebut harus diubah menjadi "kata benda". Untuk menjadikan Kata Kerja tersebut menjadi Kata Benda, caranya adalah mengubah kata kerja bentuk ~masu menjadi kata kerja bentuk kamus, lalu ditambah dengan kata KOTO.
Misalnya :
  • tabemasu --> taberu koto
  • ikimasu --> iku koto
  • kaimasu --> kau koto
  • benkyou shimasu --> benkyou suru koto
Cara menyusun kalimatnya adalah sebagai berikut :
Subyek wa obyek (Kt. Kerja bentuk Kamus + koto) ga dekimasu
Contoh :Â
  1. watashi wa kanji o yomu koto ga dekimasu. = saya bisa MEMBACA KANJI.
  2. watashi wa paatii e iku koto ga dekimasu. = saya bisa PERGI KE PESTA.
  3. watashi wa sukii o suru ga dekimasu. = saya bisa MAIN SKI.
Ket : Mengenai Perubahan Kata Kerja Bentuk ~MASU dan Kata Kerja Bentuk Kamus, sudah dibahas pada pelajaran yang lalu. Silahkan buka kembali.
Bentuk negatif dari "dekimasu" adalah "dekimasen" yang artinya "tidak bisa".
Contoh :Â
  1. watashi wa nihongo ga dekimasen. = saya tidak bisa bahasa jepang. 
  2. watashi wa kuruma no unten ga dekimasen. = saya tidak bisa setir mobil. 
  3. watashi wa kanji o kaku koto ga dekimasen. = saya tidak bisa menulis Kanji. 
  4. watashi wa ashita no paatii e iku koto ga dekimasen. = saya tidak bisa pergi ke pesta besok.

Kata keterangan yang bisa ditambahkan pada kata kerja "dekimasu" adalah sebagai berikut : 1. YOKU = dengan baik
Contoh :
  1. watashi wa nihongo ga yoku dekimasu. = saya bisa Bahasa Jepang dengan baik.
  2. watashi wa hiragana to katakana o kaku koto ga yoku dekimasu. = saya bisa menulis hiragana dan katakana dengan baik.
  3. watashi wa e o kaku koto ga yoku dekimasu. = saya bisa melukis dengan baik.
2. SUKOSHI = sedikit
  1. watashi wa eigo ga sukoshi dekimasu. = saya sedikit bisa Bahasa Inggris.
  2. watashi wa kanji o kaku koto ga sukoshi dekimasu. = saya sedikit bisa menulis huruf Kanji.
  3. watashi wa gitaa o hiku koto ga sukoshi dekimasu. = saya sedikit bisa memetik gitar.

Berikutnya, kata keterangan yang bisa ditambah pada kata kerja "dekimasen" adalah sebagai berikut : 1. AMARI = tidak terlalu
  1. watashi wa nihongo ga amari dekimasen. = saya tidak terlalu bisa Bahasa Jepang.
  2. watashi wa oyogu koto ga amari dekimasen. = saya tidak terlalu bisa berenang.
  3. watashi wa arabia-go o hanasu koto ga amari dekimasen. = saya tidak terlalu bisa berbicara Bahasa Arab.
2. ZENZEN = sama sekali tidak
  1. watashi wa furansu-go ga zenzen dekimasen. = saya sama sekali tidak bisa Bahasa Perancis.
  2. watashi wa oyogu koto ga zenzen dekimasen. = saya sama sekali tidak bisa berenang.
  3. watashi wa kanji o kaku koto ga zenzen dekimasen. = saya sama sekali tidak bisa menulis Kanji.
Posted by BISNIS ONLINE

HARUS

HARUS
Kata Kerja Bentuk ~NAI juga bisa digunakan untuk membantu kalimat yang memiliki arti "HARUS...!"
Pola Kalimat :
-------------------------------
~ NAI TO IKEMASEN
-------------------------------
Contoh kalimat :
1. kusuri o nomanai to ikemasen.
= harus minum obat.Â
:: ket : nomanai --> nomimasu --> nomu (minum)Â
2. hayaku kaeranai to ikemasen.
= harus cepat-cepat pulang.Â
:: ket : kaeranai --> kaerimasu --> kaeru (pulang)Â
3. benkyou shinai to ikemasen.= harus belajar.
:: benkyou shinai --> benkyou shimasu --> benkyou suru (belajar)Â
4. tabako o yamenai to ikemasen.
= harus berhenti merokok.Â
:: yamenai --> yamemasu --> yameru (berhenti)
5. shigoto shinai to ikemasen.= harus bekerja.
:: shigoto shinai --> shigoto shimasu --> shigoto suru (bekerja)

# RENSHUU #Â
A. Ubahlah menjadi Kalimat ~NAI TO IKEMASEN (Harus)!
  1. e-mail o yomimasu. (membaca email)
  2. kanji o oboemasu. (menghafalkan kanji)
  3. nihongo o benkyou shimasu. (belajar bhs Jepang)
  4. souji shimasu. (bersih-bersih)
  5. kuruma o araimasu. (mencuci mobil) 
B. Terjemahkan ke dalam Bahasa Jepang!
  1. harus pulang ke kampung.
  2. harus memasak.
  3. harus mengerjakan PR.
  4. harus menulis laporan.
  5. harus olah raga.
Selamat mengerjakan! Ganbatte kudasai!
Posted by BISNIS ONLINE

TANPA

TANPA
Di Pelajaran kali ini, kita masih membahas penggunakan Kata Kerja Bentuk ~NAI ke dalam kalimat. Kali ini kita akan menggunakan Kata Kerja Bentuk ~NAI yang memiliki arti "TANPA".
Pola Kalimatnya adalah ::
-----------------------------------------
Kalimat 1 ~NAI DE, Kalimat 2
-----------------------------------------
Arti : Melakukan perbuatan di "kalimat 2", TANPA melakukan perbuatan di "Kalimat 1".
Contoh kalimat :
1. asagohan o tabenai de, kaisha e ikimasu.
= pergi ke kantor TANPA makan pagi.
:: ket : tabenai --> tabemasu ---> taberu (makan)
2. supuun o tsukawanai de, gohan o tabemasu.
= makan nasi TANPA pakai sendok.
:: ket : tsukawanai --> tsukaimasu ---> tsukau (pakai)
3. kaisha e ikanai de, uchi de yasumimasu.
= istirahat di rumah TANPA pergi ke kantor.
:: ket : ikanai --> ikimasu --> iku (pergi)
Posted by BISNIS ONLINE

JANGAN...!

JANGAN...!
Setelah belajar merubah Kata Kerja bentuk ~MASU dan Bentuk Kamus menjadi Kata Kerja Bentuk ~NAI, sekarang kita belajar menggunakan Kata Kerja Bentuk ~NAI ke dalam kalimat.
Pada Pelajaran kali ini, kita akan menggunakan Kata Kerja Bentuk ~NAI menjadi Kalimat Larangan, yang berarti "Jangan...!"
Pola Kalimatnya adalah sebagai berikut :
------------------------------------------------------
(Kata Kerja) ~NAI + DE KUDASAI
------------------------------------------------------Â
Ket : Kalimat dengan kata kerja Bentuk ~MASU atau Bentuk Kamus, diubah menjadi bentuk ~NAI + DE KUDASAI
Contoh :Â
1. tabako o suwanaide kudasai.
= jangan merokok!Â
:: Ket : suwanaide --> suimasu --> suu (menghisap)Â
2. terebi o minaide kudasai
= jangan nonton TV!
:: Ket : minaide --> mimasu --> miru (melihat/menonton)
3. uchi e kaeranaide kudasai.
= jangan pulang ke rumah!
:: Ket : kaeranaide --> kaerimasu --> kaeru (pulang)
Catatan :
Untuk melarang seseorang melakukan sesuatu, sebaiknya di depan kalimat kita beri kata sumimasen... (mohon maaf) supaya terdengar lebih sopan/lebih halus kalimatnya.
Contoh :
1. sumimasen, teeburu ni suwaranaide kudasai.
= maaf, jangan duduk di meja!
2. sumimasen, osake o nomanaide kudasai.
= maaf, jangan minum Sake!
3. sumimasen, koko de tabenaide kudasai.
= maaf, jangan makan di sini!
Posted by BISNIS ONLINE

KATA KERJA BENTUK NAI

KATA KERJA BENTUK NAI
Pelajaran ini kita awali dulu dengan cara pembentukan Kata Kerja bentuk ~NAI dari kata kerja Bentuk ~MASU dan Bentuk Kamus. (bagi kalian yang belum tahu apa itu kata kerja bentuk ~MASU dan Bentuk Kamus bisa buka di pelajaran-pelajaran sebelumnya)
Seperti pembentukan kata kerja di pelajaran sebelumnya, kali ini kita juga akan membagi Kata Kerja menjadi 3 kelompok.
Cara membentuk Kata kerja Bentuk 1 dari Bentuk Kamus dan Bentuk ~MASU ke bentuk ~NAI adalah :

A. KATA KERJA BENTUK I
1. Kt. Kerja Bentuk Kamus --> ~ NAI
--> huruf [ u ] di belakang kata kerja Bentuk kamus diubah menjadi huruf [ a ] lalu ditambah dengan akhiran [ ~nai ] di belakangnya.
2. Kata kerja bentuk ~MASU --> ~NAI
--> akhiran [~masu] dihilangkan, lalu huruf [ i ] di depan akhiran [ ~masu ] diubah menjadi huruf [ a ] lalu ditambah dengan akhiran [ ~nai] di belakangnya.
::: Kt. Kerja bentuk kamus (arti) > Kt. kerja bentuk ~MASU > Kt. Kerja Bentuk NAI :::
  • iku (pergi) > ikimasu > ikanai
  • matsu (menunggu) > machimasu > matanai
  • kaeru (pulang) > kaerimasu > kaeranai
  • asobu (bermain) > asobimasu > asobanai
  • yomu (membaca) > yomimasu > yomanai
  • shinu (mati) > shinimasu > shinanai
  • kaku (menulis) > kakimasu > kakanai
  • oyogu (berenang) > oyogimasu > oyoganai
  • hanasu (berbicara) > hanashimasu > hanasanai
# Pengecualian 1 #
  • kau (membeli) > kaimasu > kawanai
  • iu (berkata) > iimasu > iwanai
  • suu (menghisap) > suimasu > suwanai
Ket : jika huruf di depan huruf [ u ] adalah huruf vokal (a, i, u, e, o), huruf [ u ] tersebut berubah menjadi [ wa ] bukan [ a ].
# Pengecualian 2 #
Semua kata kerja bentuk kamus yang berakhiran [ tsu ] atau kata kerja bentuk ~MASU yang berakhiran [ chi ] setelah akhiran ~MASU dihilangkan, berubah menjadi [ ta ] lalu ditambah dengan akhiran ~NAI
  • matsu (menunggu) > machimasu > matanai
  • motsu (membawa) > mochimasu > motanai
  • tatsu (berdiri) > tachimasu > tatanai

B. KATA KERJA BENTUK II
Untuk Kata Kerja Bentuk II ini caranya mudah sekali, yaitu dengan mengganti akhiran [~ru] atau [~masu] menjadi bentuk ~NAI saja.
Berikut ini contoh perubahan Kata Kerja Bentuk Kamus dan bentuk ~MASU Kata Kerja Bentuk II menjadi bentuk TE :
  • taberu (makan) > tabemasu > tabenai
  • miseru (memperlihatkan) > misemasu > misenai
  • tomeru (menghentikan) > tomemasu > tomenai
  • shimeru (menutup) > shimemasu > shimenai
  • okiru (bangun) > okimasu > okinai
  • oriru (turun kendaraan) > orimasu > orinai
  • abiru (menyiram/mandi) > abimasu > abinai
  • miru (melihat) > mimasu > minai
  • neru (tidur) > nemasu > nenai
  • deru (keluar) > demasu > denai 

C. KATA KERJA BENTUK III
Berikut ini adalah cara merubah kata kerja bentuk III Bentuk Kamus dan bentuk ~MASU ke bentuk ~NAI :
  1. kuru (datang) > kimasu > KONAI
  2. ~suru (melakukan) > shimasu > SHINAI
  • benkyou suru (belajar) > benkyou shimasu > benkyou shinai
  • renshuu suru (berlatih) > renshuu shimasu > renshuu shinai
  • sanpo suru (jalan-jalan) > sanpo shimasu > sanpo shinai
  • kaigi suru (rapat) > kaigi shimasu > kaigi shinai

Kenapa Kata Kerja Bentuk KAMUS atau Bentuk ~MASU harus dirubah menjadi Kata Kerja Bentuk ~NAI? Jawabannya ada di pelajaran selanjutnya.
Posted by BISNIS ONLINE

Menyatakan Keinginan

AKU INGIN
Kali ini kita akan belajar menyusun kalimat untuk menyatakan keinginan dalam Bahasa Jepang.
 Pola Kalimat yang pertama adalah :
----------------------------------------------------------------
SUBYEK wa KATA BENDA ga hoshii desu
----------------------------------------------------------------
Untuk menyatakan ingin (punya) suatu benda, pola kalimatnya seperti di atas.Â
Contoh Kalimat :Â
  1. Watashi wa kuruma ga hoshii desu. = saya ingin (punya) mobil.
  2. Watashi wa okane ga hoshii desu. = saya ingin (punya) uang.
  3. Watashi wa kamera ga hoshii desu. = saya ingin (punya) kamera.

Untuk membentuk kalimat negatif menyatakan Keinginan, kita menggunakan pola kalimat seperti di bawah ini :
Hoshii (ingin) --> hoshikunai (tidak ingin)
-----------------------------------------------------------------------
SUBYEK wa KATA BENDA ga hoshikunai desu
-----------------------------------------------------------------------
yang artinya : SUBYEK tidak ingin (punya) KATA BENDAÂ
Contoh Kalimat :
  1. WATASHI wa OKASHI ga hoshikunai desu. = SAYA tidak ingin KUE.
  2. WATASHI wa ZASSHI ga hoshikunai desu. = SAYA tidak ingin MAJALAH.
  3. WATASHI wa PASOKON ga hoshikunai desu. = SAYA tidak ingin (punya) KOMPUTER.

Setelah belajar menyusun kalimat untuk menyatakan "saya ingin (punya) ...", sekarang kita belajar membuat kalimat untuk menyatakan "saya ingin melakukan (kt. kerja)..."
Cara membuat kalimat untuk menyatakan hal di atas adalah dengan menghilangkan akhiran ~MASU di belakang KATA KERJA dan menggantinya dengan akhiran ~TAI.
Contoh Kalimat :
  • kaerimasu --> kaeritai (ingin pulang)
  • ikimasu --> ikitai (ingin pergi)
  • tabemasu --> tabetai (ingin makan)
Pola Kalimat Bentuk Formal :
--------------------------------------------------------
SUBYEK wa KATA KERJA ~TAI desu
--------------------------------------------------------
Contoh dalam kalimat :Â
  1. Watashi wa nihon e ikitai desu. = saya ingin pergi ke Jepang.
  2. Watashi wa tenpura ga/o tabetai desu. = saya ingin makan tempura.
  3. Watashi wa eiga ga/o mitai desu. = saya ingin nonton film.
  4. Watashi wa netai desu. = saya ingin tidur.

Untuk menyatakan "tidak ingin me~" adalah sebagai berikut :
Kata Kerja bentuk "~tai" berubah menjadi bentuk "~takunai" diikuti dengan DESU jika itu kalimat formal/sopan.
Contoh :
  • ikitai --> ikitakunai (tidak ingin pergi)
  • kaeritai --> kaeritakunai (tidak ingin pulang)
  • tabetai --> tabetakunai (tidak ingin makan)
Contoh kalimat :
  1. watashi wa asagohan o tabetakunai desu. = saya tidak ingin sarapan.
  2. watashi wa eiga o mitakunai desu. = saya tidak ingin menonton film.
  3. watashi wa gakkou e ikitakunai desu. = saya tidak ingin pergi ke sekolah.
  4. watashi wa hon o yomitakunai desu. = saya tidak ingin baca buku.
- khusus untuk partikel "o", bisa diubah menjadi partikel "ga".
Jika kita ingin mengatakan "tidak ingin melakukan apa-apa", pola kalimatnya adalah :
----------------------------------------------------------
[ KATA TANYA ] + mo .... takunai desu----------------------------------------------------------Â
Contoh :Â
  1. nani mo tabetakunai desu. = tidak ingin makan apa-apa.
  2. dare ni mo aitakunai desu. = tidak ingin ketemu siapa-siapa.
  3. doko mo ikitakunai desu. = tidak ingin pergi ke mana-mana.
Posted by BISNIS ONLINE

MOHON IJIN

MOHON IJIN
Pada pelajaran 24 ini, kita akan membuat kalimat untuk permohonan ijin.
Jika kita ingin meminta ijin untuk melakukan sesuatu, Pola Kalimat dalam Bahasa Jepangnya adalah sebagai berikut :
-------------------------------------------------------
Kt. Kerja Bentuk TE + mo ii desu ka
-------------------------------------------------------
yang artinya : "bolehkah saya...?"Â
 Ket. : Kt Kerja Bentuk TE sudah dijelaskan secara detail di pelajaran sebelumnya.Â
Contoh dalam kalimat :Â
1. Kt. kerja : suwaru (duduk) --> bentuk TE --> suwatte >
suwatte mo ii desu ka. = bolehkah saya duduk?Â
2. Kt. Kerja : suu (menghisap) --> bentuk TE --> sutte >
tabako o sutte mo ii desu ka. = bolehkah saya merokok?Â
3. Kt. Kerja : kaerimasu (pulang) --> bentuk TE --> kaette >
kaette mo ii desu ka. = bolehkah saya pulang?
Sekarang kita belajar menjawab bagaimana jika ada yang minta ijin kepada kita.Â
misalnya ada yang minta ijin merokok :Â
A : tabako o sutte mo ii desu ka. = bolehkah saya merokok?Â
jawabannya adalah :Â
Jika boleh :
- hai, douzo. = ya, silahkan!
- hai, (tabako o sutte mo) ii desu (yo). douzo.Â
terjemahan :Â
- hai = ya.
- tabako o sutte mo ii desu = boleh merokok.
- yo = kok.
- douzo = silahkan.Â
Ket : jawaban yang ada di dalam tanda kurung, boleh tidak diucapkan.
contoh lain memperbolehkan :Â
A : terebi o mite mo ii desu ka. = apa saya boleh nonton televisi?
B : hai, ii desu yo. douzo.
= ya, boleh. silahkan!Â
A : kaette mo ii desu ka. = bolehkah saya pulang?
B : hai, douzo.
= ya, silahkanÂ
A : haitte mo ii desu ka. = bolehkah saya masuk?
B : hai, haitte mo ii desu. douzo.
= ya, Anda boleh masuk. sllahkan!

Sekarang kita akan belajar bagaimana kalau kita tidak memperbolehkan/tidak mengijinkan orang lain yang minta ijin pada kita. Untuk tidak memperbolehkan/tidak mengijinkan orang lain, kita bisa menggunakan bermacam-macam cara penolakan, misalnya menggunakan pola kalimat pada pelajaran sebelumnya, yaitu :Â
--------------------------------
~ TE WA IKEMASEN
--------------------------------
yang artinya : "dilarang.../tidak boleh..." (silahkan buka lagi pelajaran sebelumnya)Â
Contoh :Â
A : koko de tabako o sutte mo ii desu ka. = bolehkah saya merokok di sini?
B : iie, koko de tabako o sutte wa ikemasen.
= tidak, Anda tidak boleh merokok di sini!
A : sake o nonde mo ii desu ka. = bolehkah saya minum Sake?
B : iie, sake o nonde wa ikemasen. = tidak, Anda tidak boleh minum Sake!
A : shashin o totte mo ii desu ka. = bolehkah saya memotret?
B : iie, shashin o totte wa ikemasen. = tidak, Anda tidak boleh memotret.
A : koko ni suwatte mo ii desu ka. = bolehkah saya duduk di sini?
B : iie, koko ni suwatte wa ikemasen. = tidak, Anda tidak boleh duduk di sini.
Selain menggunakan bentuk "TE WA IKEMASEN" seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, biasanya orang Jepang tidak mengatakan secara jelas bentuk "penolakan/tidak memberi ijin" nya. Kadang-kadang orang Jepang hanya bilang "Sumimasen", atau "chotto..." saja, itu sudah berarti orang tersebut menolak atau tidak memberi ijin. misalnya :Â
A : tabako o sutte mo ii desu ka. = bolehkah saya merokok?
B : sumimasen, chotto... = maaf, ya...
bisa pakai "sumimasen" saja atau "chotto" saja, boleh juga dipakai dua-duanya.
Sebagai tambahan, kata "Ikemasen" bisa diganti dengan kata "dame" yang artinya kira-kira sama, yaitu "tidak boleh". Tapi kata "dame" biasanya dipakai dalam bentuk informal. Bisa dalam bentuk "~TE WA DAME" atau "DAME" saja.Â
contoh :Â
A : anata no tegami o yonde mo ii desu ka. = bolehkah saya baca surat Anda?
B : iie, yonde wa dame desu. = tidak, tidak boleh bacaÂ
A : kono tabemono o tabete mo ii desu ka. = bolehkah saya makan makanan ini?
B : iie, dame desu. = nggak boleh!Â
Posted by BISNIS ONLINE

KALIMAT LARANGAN

KALIMAT LARANGAN
Setelah kita belajar menyusun kalimat Perintah, sekarang kita akan belajar menyusun "Kalimat Larangan" menggunakan Bahasa Jepang.
Kalimat Larangan adalah kalimat yang dipakai untuk melarang/tidak memperbolehkan orang lain melakukan sesuatu. Dalam Bahasa Jepang, Kata Kerjanya juga menggunakan Kata Kerja Bentuk ~TE seperti yang sudah diajarkan di pelajaran sebelumnya.
Pola Kalimatnya adalah :
------------------------------
~ TE WA IKEMASEN
------------------------------
Contoh :
> tabako o sutte wa ikemasen. = dilarang/tidak boleh merokok! =
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam "sutte" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : suu (menghisap) ---> suimasu --> sutte
> terebi o mite wa ikemasen. = tidak boleh menonton televisi.
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam " mite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : miru (menonton/melihat) ---> mimasu --> mite
> hanashite wa ikemasen. = tidak boleh berbicara.
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam " hanashite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : hanasu (berbicara) ---> hanashimasu --> hanashite
Contoh kalimat lain :
  • haitte wa ikemasen. = dilarang/tidak boleh masuk.
  • nete wa ikemasen. = tidak boleh tidur.
  • koko de kuruma o tomete wa ikemasen. = tidak boleh parkir mobil di sini.
    KALIMAT LARANGAN
    Setelah kita belajar menyusun kalimat Perintah, sekarang kita akan belajar menyusun "Kalimat Larangan" menggunakan Bahasa Jepang.
    Kalimat Larangan adalah kalimat yang dipakai untuk melarang/tidak memperbolehkan orang lain melakukan sesuatu. Dalam Bahasa Jepang, Kata Kerjanya juga menggunakan Kata Kerja Bentuk ~TE seperti yang sudah diajarkan di pelajaran sebelumnya.
    Pola Kalimatnya adalah :
    ------------------------------
    ~ TE WA IKEMASEN
    ------------------------------
    Contoh :
    > tabako o sutte wa ikemasen. = dilarang/tidak boleh merokok! =
    Ket :
    Kata kerja bentuk TE dalam "sutte" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : suu (menghisap) ---> suimasu --> sutte
    > terebi o mite wa ikemasen. = tidak boleh menonton televisi.
    Ket :
    Kata kerja bentuk TE dalam " mite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : miru (menonton/melihat) ---> mimasu --> mite
    > hanashite wa ikemasen. = tidak boleh berbicara.
    Ket :
    Kata kerja bentuk TE dalam " hanashite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : hanasu (berbicara) ---> hanashimasu --> hanashite
    Contoh kalimat lain :
  • haitte wa ikemasen. = dilarang/tidak boleh masuk.
  • nete wa ikemasen. = tidak boleh tidur.
  • koko de kuruma o tomete wa ikemasen. = tidak boleh parkir mobil di sini.
Posted by BISNIS ONLINE

KALIMAT PERINTAH

KALIMAT PERINTAH
Setelah mempelajari perubahan Kata Kerja dari Bentuk Kamus dan Bentuk ~MASU menjadi bentuk ~TE, sekarang kita belajar bagaimana penggunaan Kata Kerja Bentuk ~TE tersebut ke dalam kalimat.
Penggunaan Kalimat bentuk ~TE ini bermacam-macam di dalam kalimat, di antaranya adalah untuk membentuk kalimat perintah. Kalimat perintah adalah kalimat yang digunakan untuk memerintahkan, memohon dan mempersilahkan orang lain untuk melakukan apa yang kita ucapkan.
Dalam Bahasa Formal/Bahasa Sopan Bahasa Jepang, Pola Kalimatnya adalah :
-----------------------
~ TE KUDASAI
-----------------------

Contoh :
  • namae o kaite kudasai. = tolong tulis nama! =
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam "kaite" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : kaku (menulis) ---> kakimasu --> kaite
  • kusuri o nonde kudasai. = tolong minum obatnya! =
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam "nonde" berasal dari kata kerja bentuk I bentuk kamus : nomu --> nomimasu --> nonde
  • ashita kite kudasai. = tolong besok datang. =
Ket :
Kata kerja bentuk TE dalam "kite" berasal dari kata kerja bentuk III bentuk kamus : kuru --> kimasu --> kite
Contoh kalimat lain :
  • douzo kaette kudasai. = silahkan pulang! =
  • suwatte kudasai. = silahkan duduk! =
  • sumimasen ga, nihongo o oshiete kudasai. = maaf, tolong ajari saya Bahasa Jepang. =
  • shinbun o yonde kudasai. = bacalah koran! =
  • douzo mite kudasai. = silahkan lihat. =
Catatan :
Untuk mempersilahkan seseorang, biasanya di awal kalimat diberi kata [douzo] yang artinya "silahkan" sedangkan untuk memohon seseorang melakukan sesuatu dengan kalimat yang lebih sopan biasanya di depan kalimat ditambahkan dengan kata [sumimasen ga...] yang artinya "maaf/permisi".
Posted by BISNIS ONLINE

KATA KERJA BENTUK TE

KATA KERJA BENTUK TE
Mulai dari pelajaran 21 dan beberapa pelajaran selanjutnya, kita akan mempelajari Perubahan bentuk Kata Kerja dari Kata Kerja bentuk ~MASU dan Bentuk Kamus menjadi bentuk ~TE dan penggunaannya ke dalam kalimat Bahasa Jepang.
Untuk merubah kata kerja dari Bentuk Kamus atau bentuk ~MASU ke bentuk ~TE, kita mesti membagi kata kerja menjadi 3 kelompok seperti yang sudah kita bahas pada pelajaran Kata Kerja sebelumnya. (silahkan buka lagi notes Shinjukucenter mengenai pembagian kata kerja menjadi 3 kelompok di Pelajaran 16).

A. KATA KERJA BENTUK I
Kata Kerja Dasar (Bentuk Kamus) yang termasuk Kata Kerja Bentuk I adalah Kata Kerja yang diakhiri dengan huruf [ u ], [ tsu ], [ ru ], [ bu ], [ mu ], [ nu ], [ ku ],[ gu ] dan [ su ].
Untuk merubah menjadi bentuk TE, akhiran tersebut hilang diganti dengan :
  • [u] = ~tte
  • [tsu] = ~tte
  • [ru] = ~tte
  • [bu] = ~nde
  • [mu] = ~nde
  • [nu] = ~nde
  • [ku] = ~ite
  • [gu] = ~ide
  • [su] = ~shite
Contoh dalam kata kerja :
::: Kt. Kerja bentuk kamus (arti) > Kt. kerja bentuk ~MASU > Kt. Kerja Bentuk TE :::
  • kau (membeli) > Kaimasu > katte
  • matsu (menunggu) > machimasu > matte
  • kaeru (pulang) > kaerimasu > kaette
  • asobu (bermain) > asobimasu > asonde
  • yomu (membaca) > yomimasu > yonde
  • shinu (mati) > shinimasu > shinde
  • kaku (menulis) > kakimasu > kaite
  • oyogu (berenang) > oyogimasu > oyoide
  • hanasu (berbicara) > hanashimasu > hanashite
# Pengecualian #
  • iku (pergi) > ikimasu > itte
Meskipun diakhiri kata [ku], tapi bentuk TE nya adalah : [ ~itte ]

B. KATA KERJA BENTUK II
Untuk Kata Kerja Bentuk II ini caranya mudah sekali, yaitu dengan mengganti akhiran [~ru] atau [~masu] menjadi bentuk ~TE saja.
Berikut ini contoh perubahan Kata Kerja Bentuk Kamus dan bentuk ~MASU Kata Kerja Bentuk II menjadi bentuk TE :
  • taberu (makan) > tabemasu > tabete
  • miseru (memperlihatkan) > misemasu > misete
  • tomeru (menghentikan) > tomemasu > tomete
  • shimeru (menutup) > shimemasu > shimete
  • okiru (bangun) > okimasu > okite
  • oriru (turun kendaraan) > orimasu > orite
  • abiru (menyiram/mandi) > abimasu > abite
  • miru (melihat) > mimasu > mite
  • neru (tidur) > nemasu > nete
  • deru (keluar) > demasu > dete

C. KATA KERJA BENTUK III
Berikut ini adalah cara merubah kata kerja bentuk III Bentuk Kamus dan bentuk ~MASU ke bentuk ~TE :
  • kuru (datang) > kimasu > kite
  • ~suru (melakukan) > shimasu > shite
    • benkyou suru (belajar) > benkyou shimasu > benkyou shite
    • renshuu suru (berlatih) > renshuu shimasu > renshuu shite
    • sanpo suru (jalan-jalan) > sanpo shimasu > sanpo shite
    • kaigi suru (rapat) > kaigi shimasu > kaigi shite

Kenapa Kata Kerja Bentuk Kamus atau Bentuk ~MASU harus dirubah menjadi Kata Kerja Bentuk "TE?" Jawabannya ada di pelajaran selanjutnya.
Posted by BISNIS ONLINE

ADA

ADA
 
Mari kita lanjutkan pelajaran kita. Pada pelajaran kali ini, kita akan belajar menyusun kalimat tentang keberadaan suatu benda. Untuk menyatakan "keberadaan suatu benda" pola kalimatnya adalah :
# ARIMASU #
--------------------------------------------------------------
[ BENDA ] ga arimasu = (ada [ BENDA ])
--------------------------------------------------------------
Ket :
  • ga : partikel
  • arimasu : ada
Contoh :
  1. Jisho ga arimasu. = ada kamus.
  2. Terebi ga arimasu. = ada televisi.
  3. Pasokon ga arimasu. = ada komputer.

# ARIMASEN #
Untuk menyusun kalimat yang artinya "TIDAK ADA", caranya seperti merubah kata kerja yang lain, yaitu dari akhiran [ ~MASU ] menjadi [ ~MASEN ] saja.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
[ BENDA ] ga arimasen = tidak ada [ BENDA ] / [ BENDA ] tidak ada
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ket :
  • ga : partikel
  • arimasen : tidak ada
Contoh :
  1. hon ga arimasen. = tidak ada buku.
  2. jisho ga arimasen. = tidak ada kamus.
  3. meishi ga arimasen. = tidak ada kartu nama.

# KOSAKATA KATA BENDA #
  • okane : uang
  • jisho : kamus
  • keitai denwa : handphone
  • terebi : televisi
  • kaban : tas
  • hon : buku
  • shinbun : koran/surat kabar
  • zasshi : majalah
  • tsukue : meja tulis
  • isu : kursi
  • pasokon : personal computer (PC)
  • jitensha : sepeda
  • jidousha/kuruma : mobil

# IMASU #
Jika yang dinyatakan adalah keberadaan "manusia" atau "hewan", kata kerja yang digunakan bukan ARIMASU tapi IMASU.
-----------------------------------------------
[ ORANG / HEWAN ] ga imasu
-----------------------------------------------
Ket :
  • ga : partikel
  • imasu (kata kerja) : artinya "ada".
Contoh dalam kalimat :
  1. yamada-san ga imasu. = ada Yamada-san / Yamada-san ada.
  2. haha ga imasu. = ada ibu saya / ibu saya ada.
  3. neko ga imasu. = ada kucing / kucing ada.

# KOSAKATA KATA GANTI ORANG #
  • otoko : laki-laki
  • onna : perempuan
  • otoko no hito/dansei : pria dewasa
  • onna no hito/josei : wanita dewasa
  • otoko no ko : anak laki-laki
  • onna no ko : anak perempuan
  • kare : dia (laki-laki)
  • kanojo : dia (perempuan)
  • karera : mereka
  • koibito : pacar
  • tomodachi : teman
  • dare ka : seseorang
  • kaisha no hito : rekan sekantor

# KOSAKATA NAMA HEWAN #
  • neko : kucing
  • inu : anjing
  • uma : kuda
  • zou : gajah
  • kirin : jerapah
  • ushi : sapi
  • saru : kera, monyet
  • sakana : ikan
  • tori : burung
  • usagi : kelinci
  • hebi : ular
  • gokiburi : kecoa
  • ari : semut
  • yamori : cicak
  • kame : kura-kura

# IMASEN #
Seperti halnya kata kerja-kata kerja yang lain, untuk membentuk kalimat negatif, caranya dengan menghilangkan akhiran [~MASU] menjadi [~MASEN] yang artinya "Tidak ada".
----------------------------------------------------
[ MANUSIA / HEWAN ] ga imasen
----------------------------------------------------
Ket. :
  • ga : partikel
  • imasen : tidak ada.
Contoh kalimat :
  1. haha ga imasen. = tidak ada ibu saya./Ibu saya tidak ada.
  2. tomodachi ga imasen. = tidak ada teman./teman tidak ada.
  3. inu ga imasen. = tidak ada anjing./Anjing tidak ada.

# ADA/TIDAK ADA DI... #
Untuk menunjukkan sesuatu/seseorang ada di suatu tempat, nama tempatnya diletakkan di depan kalimat ditambah dengan partikel NI yang artinya "di".
------------------------------------------------------------------------
1. [ TEMPAT ] ni [ BENDA ] ga arimasu
------------------------------------------------------------------------
2. [ TEMPAT ] ni [ MANUSIA/HEWAN ] ga imasu
------------------------------------------------------------------------
Ket :
  • tidak ada di ... :
= [ TEMPAT ] ni [ BENDA ] ga arimasen
= [ TEMPAT ] ni [ MANUSIA/HEWAN ] ga imasen
Contoh dalam kalimat :
  1. uchi ni terebi ga arimasu. = di rumah ada televisi.
  2. eki ni densha ga arimasen. = di stasiun tidak ada kereta.
  3. gakkou ni gakusei ga imasu. = di sekolah ada siswa.
  4. kou'en ni neko ga imasen. = di taman tidak ada kucing.

# KOSAKATA POSISI #
  • ue : atas
  • shita : bawah
  • mae : depan
  • ushiro : belakang
  • naka : tengah, dalam
  • soto : luar
  • chikaku : dekat
  • tonari : sebelah
  • migi : kanan
  • hidari : kiri
  • aida : antara

# TEMPAT DAN POSISI #
Untuk menyatakan keberadaan seseorang/sesuatu di tempat dan posisi tertentu, pola kalimatnya adalah :
----------------------------------------------------------------------------------
[ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni [ KT. BENDA ] ga arimasu
----------------------------------------------------------------------------------
atau
-----------------------------------------------------------------------------------------
[ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni [ ORANG / HEWAN ] ga imasu
-----------------------------------------------------------------------------------------
Ket :
  • Bentuk negatifnya arimasen dan imasen.
Contoh kalimat :
  1. tsukue no ue ni hon ga arimasu. = di atas meja ada buku.
  2. kuruma no ushiro ni otoko no ko ga imasu. = di belakang mobil ada anak laki-laki.
  3. uchi no mae ni watashi no kutsu ga arimasen. = di depan rumah tidak ada sepatu saya.
  4. toire no naka ni yamada-san ga imasen. = di dalam toilet tidak ada yamada-san.

# PARTIKEL WA #
Jika KATA BENDA (Manusia, Hewan, Benda Mati) diletakkan di depan kalimat, partikel [ ga ] yang mengikutinya berubah menjadi partikel [ wa ].
-----------------------------------------------------------------------------
[ BENDA ] wa [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni arimasu
-----------------------------------------------------------------------------
atau
------------------------------------------------------------------------------------------
[ MANUSIA/HEWAN ] wa [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni imasu
------------------------------------------------------------------------------------------
Ket :
  • bentuk negatifnya adalah "arimasen" dan "imasen" yang artinya "tidak ada".
Contoh kalimat :
  1. jisho wa kaban no naka ni arimasu. = kamus-nya ada di dalam tas.
  2. okane wa tsukue no ue ni arimasen. = uangnya tidak ada di atas meja.
  3. koibito wa eki no mae ni imasu. = pacar ada di depan stasiun.
  4. kodomo wa kyoushitsu no naka ni imasen. = anak-anak tidak ada di dalam kelas.

# KATA TANYA #
1. NANI
Untuk menanyakan keberadaan suatu benda, kata tanyanya adalah NANI yang artinya adalah "apa?".
---------------------------------------------------------
[ TEMPAT ] ni [ NANI ] ga arimasu ka
---------------------------------------------------------
Contoh Tanya Jawab :
A : uchi no mae ni nani ga arimasu ka. = di depan rumah ada apa?
B : kuruma ga arimasu. = ada mobil.
A : tsukue no ue ni nani ga arimasu ka. = di atas meja ada apa?
B : pasokon ga arimasu. = ada komputer.
A : reizouko no naka ni nani ga arimasu ka. = di dalam kulkas ada apa?
B : keeki ga arimasu. = ada kue
2. DARE
Untuk menanyakan tempat keberadaan manusia, kata tanyanya adalah "DARE" yang artinya "siapa?"
-------------------------------------------------------
[ TEMPAT ] ni [ DARE ] ga imasu ka
-------------------------------------------------------
Ket :
  • ingat baik-baik, jika subyeknya adalah manusia, kata kerjanya "imasu" BUKAN "arimasu.
Contoh tanya - jawab :
A : kyoushitsu ni dare ga imasu ka. = di kelas ada siapa?
B : gakusei ga imasu. = ada siswa/murid.
A : uchi ni dare ga imasu ka. = di rumah ada siapa?
B : haha ga imasu. = ada ibu saya.
A : ginkou no mae ni dare ga imasu ka. = di depan bank ada siapa?
B : watashi no tomodachi ga imasu. = ada teman saya.
3. DOKO
Untuk menanyakan tempat keberadaan manusia, hewan atau suatu benda, kata tanyanya adalah "DOKO NI" yang artinya "di mana?"
----------------------------------------------------------------------
[ SUBYEK ] wa [ DOKO ] ni imasu/arimasu ka
----------------------------------------------------------------------
Ket :
  • Kata tanya "doko" khusus untuk menanyakan tempat.
Contoh Tanya - Jawab :
A : otousan wa doko ni imasu ka. = ayah Anda ada di mana?
B : chichi wa uchi ni imasu. = ayah saya ada di rumah.
A : pasokon wa doko ni arimasu ka. = komputer ada di mana?
B : kaban no naka ni arimasu. = ada di dalam tas.
A : neko wa doko ni imasu ka. = kucing ada di mana?
B : tsukue no shita ni imasu. = ada di bawah meja tulis.
A : shinbun wa doko ni arimasu ka. = koran ada di mana?
B : teeburu no ue ni arimasu. = ada di atas meja.

# ~ MO ...~MASEN #
[ KATA TANYA ] + MO + Kata kerja bentuk ~Masen.
1. DARE (SIAPA)
---------------------------------------------------------
dare mo imasen. (tidak ada siapapun)
---------------------------------------------------------
Ket :
  • mo : ~pun, ~juga.
  • imasen : tidak ada. (untuk keberadaan manusia dan hewan).
Contoh kalimat :
  1. uchi ni dare mo imasen. = di rumah tidak ada siapapun.
  2. gakkou no mae ni dare mo imasen. = di depan sekolah tidak ada siapa-siapa.
  3. kuruma no naka ni dare mo imasen. = di dalam mobil tidak ada siapapun.
2. NANI (APA)
----------------------------------------------------------
nani mo arimasen. (tidak ada apapun)
----------------------------------------------------------
ket :
  • mo : ~pun, ~juga
  • arimasen : tidak ada. (untuk keberadaan benda mati)
Contoh kalimat :
  1. saifu no naka ni nani mo arimasen. = di dalam dompet tidak ada apa-apa.
  2. tsukue no ue ni nani mo arimasen. = di atas meja tidak ada apa-apa.
  3. reizouko no naka ni nani mo arimasen. = di dalam kulkas tidak ada apa-apa.
3. DOKO (MANA)
------------------------------------------------------------------------------------------
1. doko ni mo arimasen. (tidak ada di manapun)
(Ket : menanyakan keberadaan benda mati.)
------------------------------------------------------------------------------------------
2. doko ni mo imasen. (tidak ada di manapun)
(Ket : menanyakan tempat keberadaan manusia atau hewan.)
------------------------------------------------------------------------------------------
Contoh kalimat :
  1. watashi no keitai denwa wa doko ni mo arimasen. = handphone saya tidak ada di manapun.
  2. yamada-san wa doko ni mo imasen. = yamada-san tidak ada di mana-mana.
  3. shinbun wa doko ni mo arimasen. = surat kabarnya tidak ada di mana-mana.
  4. neko wa doko ni mo imasen. = kucingnya tidak ada di manapun.
Demikian Pelajaran 20, mudah-mudahan dapat dipahami dan dipraktekkan langsung. Silahkan lanjut ke pelajaran berikutnya!
ADA
 
Mari kita lanjutkan pelajaran kita. Pada pelajaran kali ini, kita akan belajar menyusun kalimat tentang keberadaan suatu benda. Untuk menyatakan "keberadaan suatu benda" pola kalimatnya adalah :
# ARIMASU #
--------------------------------------------------------------
[ BENDA ] ga arimasu = (ada [ BENDA ])
--------------------------------------------------------------
Ket :
  • ga : partikel
  • arimasu : ada
Contoh :
  1. Jisho ga arimasu. = ada kamus.
  2. Terebi ga arimasu. = ada televisi.
  3. Pasokon ga arimasu. = ada komputer.

# ARIMASEN #
Untuk menyusun kalimat yang artinya "TIDAK ADA", caranya seperti merubah kata kerja yang lain, yaitu dari akhiran [ ~MASU ] menjadi [ ~MASEN ] saja.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
[ BENDA ] ga arimasen = tidak ada [ BENDA ] / [ BENDA ] tidak ada
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ket :
  • ga : partikel
  • arimasen : tidak ada
Contoh :
  1. hon ga arimasen. = tidak ada buku.
  2. jisho ga arimasen. = tidak ada kamus.
  3. meishi ga arimasen. = tidak ada kartu nama.

# KOSAKATA KATA BENDA #
  • okane : uang
  • jisho : kamus
  • keitai denwa : handphone
  • terebi : televisi
  • kaban : tas
  • hon : buku
  • shinbun : koran/surat kabar
  • zasshi : majalah
  • tsukue : meja tulis
  • isu : kursi
  • pasokon : personal computer (PC)
  • jitensha : sepeda
  • jidousha/kuruma : mobil

# IMASU #
Jika yang dinyatakan adalah keberadaan "manusia" atau "hewan", kata kerja yang digunakan bukan ARIMASU tapi IMASU.
-----------------------------------------------
[ ORANG / HEWAN ] ga imasu
-----------------------------------------------
Ket :
  • ga : partikel
  • imasu (kata kerja) : artinya "ada".
Contoh dalam kalimat :
  1. yamada-san ga imasu. = ada Yamada-san / Yamada-san ada.
  2. haha ga imasu. = ada ibu saya / ibu saya ada.
  3. neko ga imasu. = ada kucing / kucing ada.

# KOSAKATA KATA GANTI ORANG #
  • otoko : laki-laki
  • onna : perempuan
  • otoko no hito/dansei : pria dewasa
  • onna no hito/josei : wanita dewasa
  • otoko no ko : anak laki-laki
  • onna no ko : anak perempuan
  • kare : dia (laki-laki)
  • kanojo : dia (perempuan)
  • karera : mereka
  • koibito : pacar
  • tomodachi : teman
  • dare ka : seseorang
  • kaisha no hito : rekan sekantor

# KOSAKATA NAMA HEWAN #
  • neko : kucing
  • inu : anjing
  • uma : kuda
  • zou : gajah
  • kirin : jerapah
  • ushi : sapi
  • saru : kera, monyet
  • sakana : ikan
  • tori : burung
  • usagi : kelinci
  • hebi : ular
  • gokiburi : kecoa
  • ari : semut
  • yamori : cicak
  • kame : kura-kura

# IMASEN #
Seperti halnya kata kerja-kata kerja yang lain, untuk membentuk kalimat negatif, caranya dengan menghilangkan akhiran [~MASU] menjadi [~MASEN] yang artinya "Tidak ada".
----------------------------------------------------
[ MANUSIA / HEWAN ] ga imasen
----------------------------------------------------
Ket. :
  • ga : partikel
  • imasen : tidak ada.
Contoh kalimat :
  1. haha ga imasen. = tidak ada ibu saya./Ibu saya tidak ada.
  2. tomodachi ga imasen. = tidak ada teman./teman tidak ada.
  3. inu ga imasen. = tidak ada anjing./Anjing tidak ada.

# ADA/TIDAK ADA DI... #
Untuk menunjukkan sesuatu/seseorang ada di suatu tempat, nama tempatnya diletakkan di depan kalimat ditambah dengan partikel NI yang artinya "di".
------------------------------------------------------------------------
1. [ TEMPAT ] ni [ BENDA ] ga arimasu
------------------------------------------------------------------------
2. [ TEMPAT ] ni [ MANUSIA/HEWAN ] ga imasu
------------------------------------------------------------------------
Ket :
  • tidak ada di ... :
= [ TEMPAT ] ni [ BENDA ] ga arimasen
= [ TEMPAT ] ni [ MANUSIA/HEWAN ] ga imasen
Contoh dalam kalimat :
  1. uchi ni terebi ga arimasu. = di rumah ada televisi.
  2. eki ni densha ga arimasen. = di stasiun tidak ada kereta.
  3. gakkou ni gakusei ga imasu. = di sekolah ada siswa.
  4. kou'en ni neko ga imasen. = di taman tidak ada kucing.

# KOSAKATA POSISI #
  • ue : atas
  • shita : bawah
  • mae : depan
  • ushiro : belakang
  • naka : tengah, dalam
  • soto : luar
  • chikaku : dekat
  • tonari : sebelah
  • migi : kanan
  • hidari : kiri
  • aida : antara

# TEMPAT DAN POSISI #
Untuk menyatakan keberadaan seseorang/sesuatu di tempat dan posisi tertentu, pola kalimatnya adalah :
----------------------------------------------------------------------------------
[ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni [ KT. BENDA ] ga arimasu
----------------------------------------------------------------------------------
atau
-----------------------------------------------------------------------------------------
[ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni [ ORANG / HEWAN ] ga imasu
-----------------------------------------------------------------------------------------
Ket :
  • Bentuk negatifnya arimasen dan imasen.
Contoh kalimat :
  1. tsukue no ue ni hon ga arimasu. = di atas meja ada buku.
  2. kuruma no ushiro ni otoko no ko ga imasu. = di belakang mobil ada anak laki-laki.
  3. uchi no mae ni watashi no kutsu ga arimasen. = di depan rumah tidak ada sepatu saya.
  4. toire no naka ni yamada-san ga imasen. = di dalam toilet tidak ada yamada-san.

# PARTIKEL WA #
Jika KATA BENDA (Manusia, Hewan, Benda Mati) diletakkan di depan kalimat, partikel [ ga ] yang mengikutinya berubah menjadi partikel [ wa ].
-----------------------------------------------------------------------------
[ BENDA ] wa [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni arimasu
-----------------------------------------------------------------------------
atau
------------------------------------------------------------------------------------------
[ MANUSIA/HEWAN ] wa [ TEMPAT ] no [ POSISI ] ni imasu
------------------------------------------------------------------------------------------
Ket :
  • bentuk negatifnya adalah "arimasen" dan "imasen" yang artinya "tidak ada".
Contoh kalimat :
  1. jisho wa kaban no naka ni arimasu. = kamus-nya ada di dalam tas.
  2. okane wa tsukue no ue ni arimasen. = uangnya tidak ada di atas meja.
  3. koibito wa eki no mae ni imasu. = pacar ada di depan stasiun.
  4. kodomo wa kyoushitsu no naka ni imasen. = anak-anak tidak ada di dalam kelas.

# KATA TANYA #
1. NANI
Untuk menanyakan keberadaan suatu benda, kata tanyanya adalah NANI yang artinya adalah "apa?".
---------------------------------------------------------
[ TEMPAT ] ni [ NANI ] ga arimasu ka
---------------------------------------------------------
Contoh Tanya Jawab :
A : uchi no mae ni nani ga arimasu ka. = di depan rumah ada apa?
B : kuruma ga arimasu. = ada mobil.
A : tsukue no ue ni nani ga arimasu ka. = di atas meja ada apa?
B : pasokon ga arimasu. = ada komputer.
A : reizouko no naka ni nani ga arimasu ka. = di dalam kulkas ada apa?
B : keeki ga arimasu. = ada kue
2. DARE
Untuk menanyakan tempat keberadaan manusia, kata tanyanya adalah "DARE" yang artinya "siapa?"
-------------------------------------------------------
[ TEMPAT ] ni [ DARE ] ga imasu ka
-------------------------------------------------------
Ket :
  • ingat baik-baik, jika subyeknya adalah manusia, kata kerjanya "imasu" BUKAN "arimasu.
Contoh tanya - jawab :
A : kyoushitsu ni dare ga imasu ka. = di kelas ada siapa?
B : gakusei ga imasu. = ada siswa/murid.
A : uchi ni dare ga imasu ka. = di rumah ada siapa?
B : haha ga imasu. = ada ibu saya.
A : ginkou no mae ni dare ga imasu ka. = di depan bank ada siapa?
B : watashi no tomodachi ga imasu. = ada teman saya.
3. DOKO
Untuk menanyakan tempat keberadaan manusia, hewan atau suatu benda, kata tanyanya adalah "DOKO NI" yang artinya "di mana?"
----------------------------------------------------------------------
[ SUBYEK ] wa [ DOKO ] ni imasu/arimasu ka
----------------------------------------------------------------------
Ket :
  • Kata tanya "doko" khusus untuk menanyakan tempat.
Contoh Tanya - Jawab :
A : otousan wa doko ni imasu ka. = ayah Anda ada di mana?
B : chichi wa uchi ni imasu. = ayah saya ada di rumah.
A : pasokon wa doko ni arimasu ka. = komputer ada di mana?
B : kaban no naka ni arimasu. = ada di dalam tas.
A : neko wa doko ni imasu ka. = kucing ada di mana?
B : tsukue no shita ni imasu. = ada di bawah meja tulis.
A : shinbun wa doko ni arimasu ka. = koran ada di mana?
B : teeburu no ue ni arimasu. = ada di atas meja.

# ~ MO ...~MASEN #
[ KATA TANYA ] + MO + Kata kerja bentuk ~Masen.
1. DARE (SIAPA)
---------------------------------------------------------
dare mo imasen. (tidak ada siapapun)
---------------------------------------------------------
Ket :
  • mo : ~pun, ~juga.
  • imasen : tidak ada. (untuk keberadaan manusia dan hewan).
Contoh kalimat :
  1. uchi ni dare mo imasen. = di rumah tidak ada siapapun.
  2. gakkou no mae ni dare mo imasen. = di depan sekolah tidak ada siapa-siapa.
  3. kuruma no naka ni dare mo imasen. = di dalam mobil tidak ada siapapun.
2. NANI (APA)
----------------------------------------------------------
nani mo arimasen. (tidak ada apapun)
----------------------------------------------------------
ket :
  • mo : ~pun, ~juga
  • arimasen : tidak ada. (untuk keberadaan benda mati)
Contoh kalimat :
  1. saifu no naka ni nani mo arimasen. = di dalam dompet tidak ada apa-apa.
  2. tsukue no ue ni nani mo arimasen. = di atas meja tidak ada apa-apa.
  3. reizouko no naka ni nani mo arimasen. = di dalam kulkas tidak ada apa-apa.
3. DOKO (MANA)
------------------------------------------------------------------------------------------
1. doko ni mo arimasen. (tidak ada di manapun)
(Ket : menanyakan keberadaan benda mati.)
------------------------------------------------------------------------------------------
2. doko ni mo imasen. (tidak ada di manapun)
(Ket : menanyakan tempat keberadaan manusia atau hewan.)
------------------------------------------------------------------------------------------
Contoh kalimat :
  1. watashi no keitai denwa wa doko ni mo arimasen. = handphone saya tidak ada di manapun.
  2. yamada-san wa doko ni mo imasen. = yamada-san tidak ada di mana-mana.
  3. shinbun wa doko ni mo arimasen. = surat kabarnya tidak ada di mana-mana.
  4. neko wa doko ni mo imasen. = kucingnya tidak ada di manapun.
Demikian Pelajaran 19, mudah-mudahan dapat dipahami dan dipraktekkan langsung. Silahkan lanjut ke pelajaran berikutnya!
Posted by BISNIS ONLINE

SAYA SUKA

SAYA SUKA
 
# SAYA SUKA #
Untuk membuat kalimat "SAYA SUKA...", pola kalimatnya adalah :
---------------------------------------------------------
[ SUBYEK ] wa [ KT. BENDA ] ga suki desu
---------------------------------------------------------
Ket :
  • Subyek ditandai dengan partikel "wa"
  • Obyek (kata benda) ditandai dengan partikel "ga" jika predikat kalimatnya adalah "kata sifat".
  • Suki = suka (kata sifat)
Contoh dalam kalimat :
  1. watashi wa ringo ga suki desu. = saya suka apel.
  2. watashi wa kimi ga suki desu. = saya suka kamu.
  3. watashi wa neko ga suki desu. = saya suka kucing.

# TIDAK SUKA #
Menyusun kalimat "SAYA TIDAK SUKA..." adalah sebagai berikut :
----------------------------------------------------------------------
[ SUBYEK ] wa [ KATA BENDA ] ga suki ja arimasen
----------------------------------------------------------------------
Ket :
  • Ja arimasen = Tidak, bukan (bentuk negatif kalimat yang berpredikat Kata Benda atau Kata Sifat)
Contoh :
  1. watashi wa sake ga suki ja arimasen. = saya tidak suka Sake.
  2. watashi wa anata ga suki ja arimasen. = saya tidak suka kamu!
  3. watashi wa Sushi ga suki ja arimasen. = saya tidak suka Sushi.

# SANGAT SUKA #
Untuk menyusun kalimat "SAYA SANGAT SUKA...", pola kalimatnya adalah sebagai berikut :
------------------------------------------------------------------------
[ SUBYEK ] wa [ KATA BENDA ] ga TOTEMO suki desu
------------------------------------------------------------------------
:: atau ::
-------------------------------------------------------------------
[ SUBYEK ] wa [ KATA BENDA ] ga DAISUKI desu.
-------------------------------------------------------------------
Ket :
  • Yang sering dipakai sehari-hari adalah "DAISUKI".
Contoh dalam kalimat :
  1. watashi wa geemu ga totemo suki desu. = saya suka sekali dengan game.
  2. watashi wa doraemon ga daisuki desu. = saya suka sekali dengan Doraemon
  3. watashi wa dorama ga daisuki desu. = saya suka sekali drama.

# TIDAK TERLALU SUKA #
Untuk menyusun kalimat "Saya tidak terlalu suka..." pola kalimatnya adalah :
---------------------------------------------------------------------------------
[ SUBYEK ] wa [ KATA BENDA ] ga AMARI suki ja arimasen.
---------------------------------------------------------------------------------
Ket :
  • Amari ~ diikuti dengan bentuk negatif = tidak terlalu...
Contoh dalam kalimat :
  1. watashi wa kanji ga amari suki ja arimasen. = saya tidak terlalu suka dengan Kanji.
  2. watashi wa sakana ga amari suki ja arimasen. = saya tidak terlalu suka dengan ikan.
  3. watashi wa ano hito ga amari suki ja arimasen. = saya tidak terlalu suka dengan orang itu.

# SAMA SEKALI TIDAK SUKA #
Untuk menyusun kalimat "saya sama sekali tidak suka...", pola kalimatnya adalah :
----------------------------------------------------------------------------------
[ SUBYEK ] wa [ KATA BENDA ] ga ZENZEN suki ja arimasen
----------------------------------------------------------------------------------
Ket :
  • Zenzen ~ selalu diikuti dengan kalimat negatif. Artinya "sama sekali tidak..."
Contoh dalam kalimat :
  1. watashi wa tabako ga zenzen suki ja arimasen. = saya sama sekali tidak suka rokok.
  2. watashi wa Kanji ga zenzen suki ja arimasen. = saya sama sekali tidak suka huruf Kanji.
  3. watashi wa ano hito ga zenzen suki ja arimasen. = saya sama sekai tidak suka sama orang itu.

# BENCI #
Lawan kata SUKI adalah KIRAI (benci, tidak suka). Untuk menyusun pola kalimat menggunakan Predikat KIRAI, urutannya sama seperti kalimat menggunakan Predikat SUKI.
Contoh :
  1. watashi wa anata ga kirai desu. = aku benci kamu.
  2. watashi wa ano hito ga daikirai desu. = aku benci sekali sama orang itu.
  3. watashi wa kanji ga amari kirai ja arimasen. = saya tidak terlalu benci dengan huruf Kanji.
  4. watashi wa anata ga zenzen kirai ja arimasen. = saya sama sekali tidak membenci kamu.
Demikian Pelajaran 18, silahkan lanjutkan pelajaran berikutnya!
Posted by BISNIS ONLINE

Distributor Batik

Detail Kontak

Detail Kontak

Popular Post

- Copyright © 2013 PENGUSAHA BISNIS GLOBAL -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan | Distributed by Rocking Templates -